PROBLEMATIKA STUNTING UNTUK TUMBUH KEMBANG ANAK DALAM KEBERHASILAN BELAJAR SISWA DIMADRASAH IBTIDAIYAH GERAKAN USAHA PEMBARUAN PENDIDIKAN ISLAM GUMAWANG LOR WATUMALANG WONOSOBO

Detail Cantuman

Magister Pendidika Agama Islam

PROBLEMATIKA STUNTING UNTUK TUMBUH KEMBANG ANAK DALAM KEBERHASILAN BELAJAR SISWA DIMADRASAH IBTIDAIYAH GERAKAN USAHA PEMBARUAN PENDIDIKAN ISLAM GUMAWANG LOR WATUMALANG WONOSOBO

XML

Latar Belakang : Stunting adalah bentuk dari proses pertumbuhan anak yangterhambat. Sampai saat ini stunting merupakan salah satu masalah gizi yang perlumendapat perhatian,pada anak kelas 1-6 di Madrasah Ibtidaiyah Gerakan UsahaPembaruan Pendidikan Islam Gumawang Lor Krinjing Watumalang Wonosobo.Untuk mengatasi permasalahan stunting tidak hanya ditujukan pada ibu hamil ataubalita, tetapi juga pada kelompok remaja. Prestasi belajar merupakan hal yang tidakdapat dipisahkan dari kegiatan belajar, karena kegiatan belajar merupakan proses,sedangkan prestasi merupakan hasil dari proses belajar. Prestasi belajar anak diMadrasah Ibtidaiyah Gerakan Usaha Pembaruan Pendidikan Islam Gumawang LorKrinjing Watumalang Wonosobo dapat diketahui setelah diadakannya evaluasi.Hasil evaluasi dapat memperlihatkan tinggi atau rendahnya prestasi belajar siswa.Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk memahami pengaruh stunting terhadapkeberhasilan belajar siswa di Madrasah Ibtidaiyah Gerakan Usaha PembaruanPendidikan Islam Gumawang Lor watumalang Wonosbo, serta mengeksplorasi. Metode : penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif yang mengkaji siswastunting biasanya menggunakan pendekatan yang bertujuan untuk memahamisecara mendalam pengalaman, proses belajar, dan tantangan yang dihadapi anakstunting di lingkungan Madrasah.Hasil : Prevalensi stunting pada siswa tidak hanya berdampak pada tinggi badanyang tidak sesuai usia, tetapi juga berdampak pada perkembangan kognitif,konsentrasi belajar, dan prestasi akademik. Pada siswa, stunting tidak hanyamemengaruhi tinggi badan yang tidak sesuai dengan usianya, tetapi juga berdampakserius pada aspek kognitif, emosional, dan sosial. Kekurangan gizi yang terjadidalam jangka panjang memengaruhi perkembangan otak dan sistem saraf, yangberperan penting dalam pengaturan emosi dan kemampuan menjalin hubungansosial. Akibatnya, anak stunting berisiko mengalami hambatan dalam menjalinpertemanan, kurang aktif dalam kegiatan kelompok, dan mengalami kesulitandalam beradaptasi dengan lingkungan sekolah atau sosial.

Kata Kunci : Stunting, Problematika, Belajar, Siswa, Keberhasilan, TumbuhKembang, Madrasah Ibtidaiyah.


Detail Information

Item Type
Tesis
Penulis
Rumi Astuti - Personal Name
Student ID
167233124
Dosen Pembimbing
Dr. Moh. Sakir, M. Ag - - Dosen Pembimbing 1
Dr. Nurul Mubin, M.S.I - - Dosen Pembimbing 2
Penguji
Kode Prodi PDDIKTI
70134
Edisi
Departement
Magister Pendidikan Agama Islam
Kontributor
Bahasa
Indonesia
Penerbit Universitas Sains Al-Qur'an : Wonosobo.,
Edisi
Subyek
No Panggil
Copyright
Individu Penulis
Doi

Lampiran Berkas

LOADING LIST...



Informasi


DETAIL CANTUMAN


Kembali ke sebelumnya  XML Detail