<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="5203">
<titleInfo>
<title><![CDATA[IMPLEMENTASI METODE TARTIL DALAM  PEMBELAJARAN AL-QUR’AN DI PONDOK PESANTREN  RAUDLOTUT THOLIBIN PURWANEGARA]]></title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Sifaul Qolbi Manzilatul Masruroh</namePart>
<role><roleTerm type="text">Pengarang</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Rifqi  Aulia Rahman, M.Pd.I</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 2</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>H. Mukromin, Alh, M.Ag</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 1</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Nasokha, M.Ag., Alh</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 1</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>M. Yusuf Amin Nugroho, S.H.I., M.Pd.I.</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 2</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes"><![CDATA[mixed material]]></typeOfResource>
<genre authority="marcgt"><![CDATA[bibliography]]></genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text"><![CDATA[Wonosobo]]></placeTerm></place>
<publisher><![CDATA[Universitas Sains Al-Qur'an]]></publisher>
<dateIssued><![CDATA[2025]]></dateIssued>
<issuance><![CDATA[monographic]]></issuance>
<edition><![CDATA[Published]]></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code"><![CDATA[id]]></languageTerm>
<languageTerm type="text"><![CDATA[Indonesia]]></languageTerm>
</language>
<itemType>
<itemTypeTerm type="code"><![CDATA[]]></itemTypeTerm>
<itemTypeTerm type="text"><![CDATA[Skripsi]]></itemTypeTerm>
</itemType>
<copyright>
<copyrightTerm type="code"><![CDATA[2]]></copyrightTerm>
<copyrightTerm type="text"><![CDATA[Individu Penulis]]></copyrightTerm>
</copyright>
<physicalDescription>
<form authority="gmd"><![CDATA[Prodi Pendidikan Agama Islam]]></form>
<extent><![CDATA[]]></extent>
</physicalDescription>
<note>IMPLEMENTASI METODETARTIL DALAM PERMBEAJARAN AL-QUR’AN DI PONDOKPESANTREN RAUDLOTUT THOLIBIN PURWANEGARA 2024/2025.Skripsi, Wonosobo: Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan, Universitas Sains AlQur’anJawaTengan diWonosobo,2025.Metode ini merupakan salah satu metode yang sering diterapkan dalamxviiimembaca Al-Qur’an dan bertujuan agar pendengar dan pembaca dapat memahamikandungan dari ayat yang dibaca. Dan metode ini membuat peserta didik lebihmudah untuk membaca Al-Qur’an. Pokok masalah dalam penelitian ini adalahbagaimana implementasi metode tartil dalam meningkatkan kemampuanmembaca Al-Qur’an di Pondok Pesantren Raudlotut Tholibin Purwanegara.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui implementasi metode tartildalam meningkatkan kemampuan membaca Al-Qur’an di Pondok PesantrenRaudlotut Tholibin Purwanegara. Penelitian ini menggunakan jenis penelitiandeskriptif kualitatif yaitu dengan melihat gejala/kondisi yang ada di lapangan.Untuk memudahkan penelitian ini, penulis menggunakan prosedur pengumpulandata menggunakan metode observasi, wawancara dan dokumentasi.Hasil penelitian menunjukan bahwa: 1) Metode Tartil diterapkan secaraklasikal (bersama-sama); 2) Pembelajaran Al-Qur’an dilaksanakan melaluibeberapa proses. 3) Penerapan metode tartil dalam pembelajaran Al-Qur’anmelalui belajar membaca Makhorijul huruf dan sifatul huruf yang sesuai dengankaidah ilmu tajwid. 4) Manfaat dari metode tartil dalam pembelajaran Al-Qur’andapat meningkatkan kualitas bacaan para santri yang sesuai dengan kaidah ilmuTajwid.Ada beberapa proses kegiatan yang dilakukan dalam pembelajaran AlQur’an diPondokPesantrenRaudlotutTholibinPurwanegrayaitu:a.Membacasecaramudahbacaan-bacaanyangbertajwidsesuaicontohguru.b.Langsung  praktek  secara  mudah  bacaan  yang  bertajwid  sesuai  contohguru.c. Pembelajaran diberikan secara bertahap dari yang termudah, menerangkansystem belajar tuntas.d. Pembelajaran yang diberikan selalu berulang-ulang dengan memperbanyaklatihan.e.  Evaluasi  selalu  diadakan  setiap  pertemuan.Melalui kegiatan proses pembelajaran tersebut, Pondok PesantrenRaudlotut Tholibin Purwanegara mengimplementasikan metode Tartil padapembelajaran Al-Qur’an sebagai berikut: santri ditempatkan di kelas sesuaidengan kemampuannya. Setiap masing-masing kelas mempunyai gurupembimbing dalam pembelajaran. Memberlakukan tes kenaikan kelas, apabilabacaan belum dan belum benar dan belum sesuai dengan kaidah ilmu Tajwidmaka santri harus mengulang tes sampai lulus. Setelah santri mengaji dan sudahtidak ada kekeliruan dalam membaca Al-Qur’an, para santri baru bolehmelanjutkan ngajinya.Dalam proses Implementasi Pembelajaran Al-Qur’an denganmenggunakan metode Tartil  sudah di terapkan sejak dulu, dalam setiappembelajaran ustadz atau ustadzah harus sangat tlaten. Karena, dalammengajarinya harus membutuhkan kesabaran, keistiqomaham (konsisten), sertasantri juga harus disiplin dalam belajar. Selain itu, ada beberapa faktor yangmempengaruhi, yaitu faktor pendukung dan faktor penghambat.1) Faktor pendukung Metode tertil ini adalah metode yang memiliki sistempembelajaran yang jelas, sehingga santri tidak bingung dalam mengikutipembelajaran tersebut. Kemudian fasilitas yang menunjang adanyapembelajaran tersebut yaitu, seperti motivasi dari guru, pembinaanpembelajaran, suasana pesantren yang nyaman untuk belajar para santri.2) Faktor  penghambat  yaitu  kebanyakan  ada  pada  diri santri itu sendiri sepertihalnya, malas untuk berangkat ngaji, malas belajar dan merasa pesimis, halinilah yang menyebabkan santri tidak paham dalam pembelajaran tersebut danbelum bisa membaca Al-Qur’an dengan menggunakan kaidah metose tartilyang benar.Ada juga kelebihan dan kekurangan dalam Pembelajaran Al-Qur’an1)  Kelebihan dalam Pembelajarana)  Bisa diajarkan kepada siapa saja tanpa batas usia.b) Menggunakan sistem klasikan baca simak (satu membaca yang lainmenirukan).c) Tidak membutuhkan terlalu banyak guru atau pengajar.2)  Kekurangan dalam PembelajaranBagi anak yang daya fikirnya agak lemah, maka ia akan sering merasakesulitan. Bangi anak yang sering tidak hadir, maka ia akanketinggalanpelajaran.
Kata Kunci: Pembelajaran Al-Qur’an, Metode Tartil.</note>
<subject authority=""><topic><![CDATA[Pendidikan Agama Islam]]></topic></subject>
<classification><![CDATA[]]></classification><ministry><![CDATA[86208]]></ministry><studentID><![CDATA[2018010487]]></studentID><identifier type="isbn"><![CDATA[20250114]]></identifier><departementID><![CDATA[Pendidikan Agama Islam]]></departementID><urlCrossref><![CDATA[]]></urlCrossref><location>
<physicalLocation><![CDATA[UNSIQ Repository Universitas Sains Al-Quran Jawa Tengah di Wonosobo]]></physicalLocation>
<shelfLocator><![CDATA[]]></shelfLocator>
</location>
<slims:digitals>
<slims:digital_item id="5887" url="" path="/SKRIPSI_2018010487_SIFAUL QOLBI MANZILATUL QOSRIROH.pdf" mimetype="application/pdf"><![CDATA[SKRIPSI_2018010487_SIFAUL QOLBI MANZILATUL QOSRIROH]]></slims:digital_item>
</slims:digitals><slims:image><![CDATA[Screenshot_2025-08-11_083507.png.png]]></slims:image>
<recordInfo>
<recordIdentifier><![CDATA[5203]]></recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2025-08-11 08:39:54]]></recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2025-08-11 08:39:54]]></recordChangeDate>
<recordOrigin><![CDATA[machine generated]]></recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>