<![CDATA[RESEPSI AYAT-AYAT AL-QUR’AN DALAM FILM SICCIN I (KAJIAN LIVING QUR’AN)]]> BELA INDASAPUTRI Pengarang Dr. M. Ali Mustofa Kamal, AH, S.Th.I, M.S.I Dosen Pembimbing 1 Hilmy Pratomo, Lc., M.Ag Dosen Pembimbing 2 Sawaun, Alh., S.Th.I., M.Hum Penguji 2 Dr. Lutfan Muntaqo M.S.I Penguji 1 Dr. Maurisa Zinira, S.Th.I.,M.A Ketua Penguji
Penelitian ini ditujukan untuk menganalisis film Siccin I. Film Siccin I merupakan film horor yang berasal Turki, release pada tahun 2014. Fokus pembahasan penelitian ini adalah bagaimana living Qur’an dalam narasi dan visualisasi film Siccin I dan bagaimana ayat-ayat Al-Qur’an diresepsi dan dipresentasikan dalam film Siccin I. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif , data diperoleh dari : analisis film Siccin I dan studi literatur terkait living Qur’an dan resepsi Al-Qur’an. Analisis ayat Al-Qur’an dalam penelitian ini menggunakan kajian atau pendekatan living Qur’an. Pendekatan ini menekankan terhadap bagaimana ayat-ayat suci Al-Qur’an dipahami, diterapkan dan diberi makna dalam konteks budaya dan media modern. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa film Siccin I menghadirkan living Qur’an dalam bentuk narasi dan visualisasi serta film ini menggunakan ayat Al-Qur’an dalam 4 bentuk resepsi, yaitu : resepsi eksegesis terkait penerimaan ayat Al-Qur’an dalam bentuk tafsir, resepsi estetis terkait penerimaan ayat Al-Qur’an dari keindahan dan seni, resepsi fungsional terkait penerimaan ayat Al-Qur’an yang diaplikasikan dalam kehidupan dan resepsi kultural terkait adanya narasi Al-Qur’an secara implisit yang hadir dalam sosial budaya dan tradisinya. Analisis penelitian ini menunjukkan bahwa resepsi ayat-ayat Al-Qur’an dalam film Siccin I menggambarkan pengaruh budaya Islam dan peran agama dalam menghadapi ujian atau kesulitan hidup. Kata Kunci: Living Qur’an, Ayat Al-Qur’an, Resepsi