<![CDATA[KONSEP FIDA>’ DALAM AL-QUR’A >N PERSPEKTIF WAHBAH AZ- ZUHAILI (KAJIAN PENAFSIRAN AYAT-AYAT FIDA>>’ DALAM TAFSI >>> > > >R AL-MUNI>R)]]> LINATUL AF’IDAH Pengarang Arif Al-Wasim, S.pt., M.S.I. Dosen Pembimbing 1 Hilmy Pratomo, Lc., M.Ag Dosen Pembimbing 2 Dr. M. Ali Mustofa Kamal, AH, S.Th.I, M.S.I Penguji 1 Ahmadiy, S.Th.i., M.Hum Penguji 2 Dr. Maurisa Zinira, S.Th.I.,M.A Ketua Penguji
Konsep fida> dalam Al-Qur’a>n dimaknai dengan tebusan atau pengganti yang digunakan dalam berbagai konteks, termasuk dalam hukum, ibadah dan hubungan sosial. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji konsep fida<’ dalam Al- Qur’a>n pespektif Wahbah Az-Zuhaili, seorang ulama futuristik yang berpengaruh dalam bidang tafsi >r dan fiqih. Jenis penelitian ini menggunakan penelitian pustaka (library research). Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan analisis tafsi>r maudhu>’i. Sumber utama penelitian ini adalah kitab tafsi>r al-muni>r karya wahbah azzuhaili, yang dikaji bersama ayat-ayat fida>’ yang terkait (Surat Al-Baqarah: 184, 85, 229, Ali Imran: 91, Al-Maidah: 36, Surat Yunus: 54, Ar-Ra’du:18, As-Shaffat: 107, Al-Ma’arij: 11). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa fida’dalam perspektif versi wahbah dipahami sebagai tindakan memberikan kompensasi atau pengganti kewajiban tertentu yang tidak dapat ditunaikan. Dengan tujuan tetap mendekatkan diri kepada Allah Swt serta memenuhi tanggung jawab agama. Fida’ sebagi upaya kasih sayang pihak ahli waris atas meninggalnya seseorang dari keluarga sebagai upaya untuk menebus dosa. Sebagaimana dikatakan dalam tafsir al-wajiz, bahwa diperbolehkan mengganti ibadah yang tidak dapat dilakukan melalui pemberian makan untuk orang miskin sebagai upaya penebusan dosa. Kemudian yang kedua terkait konsep fida’ dalam tafsir almunir, dipahami sebagai bentuk tanggung jawab atas perbuatan melalui tebusan. Wahbah menggaris bawahi bahwa tujuan utama fida’ agar kewajiban agama tetap bisa dijalankan sesuai kemampuan masing-masing individu, serta untuk menjaga tanggung jawab moral dan spiritual mereka terhadap perintah Allah Swt. Kata kunci : Al-Qur’an, Konsep Fida>’, Perspektif Wahbah Az-Zuhaili, Tafsir Al-Muni>r