<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="4981">
<titleInfo>
<title><![CDATA[ANALISIS HUKUM ISLAM DAN UNDANG-UNDANG INDONESIA  TERHADAP NIKAH SIRI DAN PENETAPAN ASAL USUL ANAK  SERTA KEPATUHAN HUKUMNYA]]></title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>REGI ALMUZAKI</namePart>
<role><roleTerm type="text">Pengarang</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Dr. Herman Sujarwo, SH., M.H.</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 1</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Dr. Mutho'am, S.H.I, M.S.I</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 2</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Nila Amania, S.H., M.H</namePart>
<role><roleTerm type="text">Ketua Penguji</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Dr. H. Mahfudz Junaedi, M.H.</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 1</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes"><![CDATA[mixed material]]></typeOfResource>
<genre authority="marcgt"><![CDATA[bibliography]]></genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text"><![CDATA[Wonosobo]]></placeTerm></place>
<publisher><![CDATA[Universitas Sains Al-Qur'an]]></publisher>
<dateIssued><![CDATA[2025]]></dateIssued>
<issuance><![CDATA[monographic]]></issuance>
<edition><![CDATA[Published]]></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code"><![CDATA[id]]></languageTerm>
<languageTerm type="text"><![CDATA[Indonesia]]></languageTerm>
</language>
<itemType>
<itemTypeTerm type="code"><![CDATA[]]></itemTypeTerm>
<itemTypeTerm type="text"><![CDATA[Skripsi]]></itemTypeTerm>
</itemType>
<copyright>
<copyrightTerm type="code"><![CDATA[6]]></copyrightTerm>
<copyrightTerm type="text"><![CDATA[Individu Penulis]]></copyrightTerm>
</copyright>
<physicalDescription>
<form authority="gmd"><![CDATA[Prodi Hukum Keluarga]]></form>
<extent><![CDATA[]]></extent>
</physicalDescription>
<note>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penetapan asal usul 
anak dalam perspektif hukum Islam dan hukum Positif serta kepatuhan
hukumnya dengan fokus pada studi kasus Penetapan No.
2/Pdt.P/2024/PA. Magelang. Penelitian ini mengkaji bagaimana sistem
hukum tersebut berinteraksi dan memberikan solusi terhadap
permasalahan hukum yang berkaitan dengan asal usul anak hasil
perkawinan siri. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan
kualitatif dengan analisis deskriptif, yang melibatkan pengumpulan
data dari dokumen hukum, wawancara, dan studi literatur.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa analisis hukum Islam dan
Undang-Undang Indonesia dalam Penetapan No. 2/Pdt.P/2024/PA
Magelang terkait asal-usul anak menyatakan hukum Islam mengakui
sahnya pernikahan sirri, meskipun tidak tercatat di KUA, sehingga anak
yang lahir tetap dianggap sah dengan hak yang setara dengan anak dari
pernikahan tercatat. Hukum positif Indonesia juga mengakui anak yang
lahir dari pernikahan sah menurut agama berhak diakui sebagai anak
sah, meskipun belum tercatat di KUA. Pengadilan Agama Magelang
mempertimbangkan kedua aspek ini untuk memberikan kepastian
hukum atas hak-hak anak, seperti identitas dan waris. Kemudian terkait
keterlambatan pencatatan pernikahan sirri dan akta kelahiran anak,
yang menunjukkan ketidakpatuhan terhadap kewajiban administratif
negara, meskipun pernikahan sah menurut agama. Ketidakpatuhan ini
dapat memengaruhi status hukum pasangan dan anak di masa depan.
Hukum positif Indonesia menekankan pentingnya pencatatan
pernikahan dan kelahiran anak untuk melindungi hak-hak administratif,
sementara hukum Islam juga mengingatkan pentingnya mematuhi
kewajiban negara. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pemenuhan
kewajiban administratif sangat penting meskipun pernikahan sah
menurut agama.

Kata kunci: asal usul anak, hukum Islam, Undang-Undang Indonesia,
pernikahan siri, kepatuhan hukum.</note>
<subject authority=""><topic><![CDATA[Hukum Keluarga Islam]]></topic></subject>
<classification><![CDATA[]]></classification><ministry><![CDATA[74230]]></ministry><studentID><![CDATA[2021060004]]></studentID><identifier type="isbn"><![CDATA[20250116]]></identifier><departementID><![CDATA[Hukum Keluarga Islam]]></departementID><urlCrossref><![CDATA[]]></urlCrossref><location>
<physicalLocation><![CDATA[UNSIQ Repository Universitas Sains Al-Quran Jawa Tengah di Wonosobo]]></physicalLocation>
<shelfLocator><![CDATA[]]></shelfLocator>
</location>
<slims:digitals>
<slims:digital_item id="5667" url="" path="/Skripsi_2021060004 _Regi Almuzaki.pdf" mimetype="application/pdf"><![CDATA[Skripsi_2021060004 _Regi Almuzaki]]></slims:digital_item>
</slims:digitals><slims:image><![CDATA[REGI_ALMUZAKI.png.png]]></slims:image>
<recordInfo>
<recordIdentifier><![CDATA[4981]]></recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2025-04-29 10:40:03]]></recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2025-04-29 10:40:03]]></recordChangeDate>
<recordOrigin><![CDATA[machine generated]]></recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>