<![CDATA[ANALISIS PELAYANAN PUBLIK DALAM PEMENUHAN HAKHAK PENYANDANG DISABILITAS KABUPATEN WONOSOBO]]> Azifatin Azivah Pengarang Munadi, S.Pd., M.si Dosen Pembimbing 2 Dwian Hartomi Akta padma Eldo,S.IP,.M.IP Dosen Pembimbing 1 Drs. Moh. Amin,M.Pd.I Ketua Penguji Munadi, S.Pd., M.si Penguji 2 Dwian Hartomi Akta padma Eldo,S.IP,.M.IP Penguji 1
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pelayanan publik dalam pemenuhan hak-hak penyandang disabilitas di Kabupaten Wonosobo, yang dilaksanakan oleh Dinas Sosial, Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Wonosobo. Pelayanan publik merupakan salah satu perwujudan dari fungsi pada aparatur negara sebagai abdi masyarakat, pelayanan publik dimaksudkan untuk mensejahterakan masyarakat. Pelayanan publik yang disediakan oleh Dinas Sosial Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Wonosobo mencakup berbagai program dan layanan yang dirancang untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat khususnya penyandang disabilitas, seperti pelayanan sosial yang merupakan bantuan sosial yang meliputi bantuan alat bantu kursi roda, alat bantu dengar, alat bantu berjalan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif, yaitu menggali secara mendalam bagaimana kebijakan, program, dan implementasi layanan tersebut dilakukan untuk menjamin pelaksanaan hak yang adil bagi penyandang disabilitas. Metode penelitian kualitatif deskriptif digunakan untuk menggambarkan dan menganalisis fenomena secara detail berdasarkan data yang diperoleh melalui wawancara, observasi, dan analisis dokumen. Pendekatan ini memungkinkan peneliti untuk mengidentifikasi tantangan, peluang, dan dampak dari program-program yang diterapkan oleh Dinas Sosial Pemberdayaan Masyarakat dan Desa dalam mendukung penyandang disabilitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Dinas Sosial PMD Kabupaten Wonosobo telah mengimplementasikan berbagai program strategis, seperti penyediaan alat bantu, distribusi bantuan sosial berupa makanan dan sandang, fasilitasi pengurusan data kependudukan, serta bimbingan fisik dan sosial. Selain itu, program penguatan keluarga penyandang disabilitas juga telah dilakukan untuk membantu keluarga memahami dan mendukung anggota keluarganya yang memiliki disabilitas. Meskipun demikian, penelitian ini juga menemukan beberapa tantangan yang dihadapi, termasuk stigma sosial, keterbatasan aksesibilitas, dan kurangnya kesadaran publik terhadap hak-hak penyandang disabilitas. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa meskipun Dinas Sosial Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Wonosobo telah menunjukkan komitmen yang kuat dalam melaksanakan tanggung jawabnya, upaya yang lebih berkelanjutan dan peningkatan layanan diperlukan untuk memastikan bahwa hak-hak penyandang disabilitas dapat terpenuhi secara optimal. Kata Kunci : Pelayanan Publik, Hak-Hak Disabilitas, Dinas Sosoal PMD