<![CDATA[PERBANDINGAN NILAI SATURATION FLOW ANTARA METODE TIME SLICE DENGAN MKJI 1997]]> Septiana Rahmahayati Pengarang Wiji Lestarini, S.T., M.T Dosen Pembimbing 1 Ahmad Alfin, S.T., M.T. Dosen Pembimbing 2 Wiji Lestarini, S.T., M.T Ketua Penguji Ahmad Alfin., S.T., M.T Penguji 1 Agus Juara, S.T., M.T. Penguji 2
Simpang jalan aw sumarmo, jalan tentara pelajar, jalan letnan sudani Merupakan salah satu dari simpang bersinyal di kota purbalingga. Arus lalu lintas Yang melewati jalan tersebut cukup padat terutama pada jam-jam puncak. Apabila Kemacetan pada simpang tersebut terus terjadi maka akan berdampak negatif bagi Pengguna jalan, seperti tidak efektifnya waktu yang digunakan ketika melintasi Simpang. Berdasar hal tersebut maka perlu dilakukan penelitian pada simpang Tersebut. Metode yang digunakan adalah mkji 1997 dan time slice, yangmana Dasar metode ini adalah membagi setiap periode hijau pada kondisi jenuh. Dan Kerugian konsumsi bbm berdasarkan lamanya tundaan dengan metode lapi-itb. Dari beberapa penelitian sebelumnya juga diperoleh hasil bahwa arus Jenuh dengan metode mkji 1997 rata-rata hasilnya lebih kecil daripada dengan Menggunakan time slice, hal itu menunjukkan bahwa metode mkji 1997 perlu Dilakukan penyesuaian sesuai dengan kondisi lalu lintas saat ini Hasil dari penelitian mendapat nilai arus jenuh dengan mkji 1997 lebih Kecil daripada metode time slice, dimana pada jalan tentara pelajar sebesar 2129 smp/jam dan 1,26% lebih kecil dari metode time slice sehingga menyebabkan Konsumsi bahan bakar 0,26 liter. Pada jalan aw sumarmo (selatan) sebesar 3518 Smp/jam dan lebih kecil 0,42% dengan konsumsi bbm 0,72 liter. Pada jalan Letnan sudani sebesar 2682 smp/jam dan 0,87% lebih kecil dengan konsumsi bbm 0,25 liter. Pada jalan aw sumarmo (utara) sebesar 2717 smp/jam dan 1,36% lebih Kecil dengan konsumsi bbm 0,28 liter. Kata kunci : mkji 1997, time slice, konsumsi bbm, simpang