<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="4758">
<titleInfo>
<title><![CDATA[PENGARUH PENGGUNAAN LIMBAH BETON SEBAGAI PENGGANTI SEBAGIAN AGREGAT HALUS, FLY ASH PENGGANTI SEBAGIAN SEMEN DAN SERAT  ECENG GONDOK SEBAGAI BAHAN TAMBAH TERHADAP  MUTU BEBAN BETON K 225.]]></title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Muhamad Zidane Setiawan</namePart>
<role><roleTerm type="text">Pengarang</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>agus juara, ST,MT</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 1</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Ahmad Alfin, S.T., M.T.</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 2</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Ir. H. Suharto. M.Eng</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 2</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Agus Juara, S.T.M.T</namePart>
<role><roleTerm type="text">Ketua Penguji</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Ahmad Alfin., S.T., M.T</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 1</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes"><![CDATA[mixed material]]></typeOfResource>
<genre authority="marcgt"><![CDATA[bibliography]]></genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text"><![CDATA[Wonosobo]]></placeTerm></place>
<publisher><![CDATA[Universitas Sains Al-Qur'an]]></publisher>
<dateIssued><![CDATA[2024]]></dateIssued>
<issuance><![CDATA[monographic]]></issuance>
<edition><![CDATA[Published]]></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code"><![CDATA[id]]></languageTerm>
<languageTerm type="text"><![CDATA[Indonesia]]></languageTerm>
</language>
<itemType>
<itemTypeTerm type="code"><![CDATA[]]></itemTypeTerm>
<itemTypeTerm type="text"><![CDATA[Laporan Tugas Akhir]]></itemTypeTerm>
</itemType>
<copyright>
<copyrightTerm type="code"><![CDATA[6]]></copyrightTerm>
<copyrightTerm type="text"><![CDATA[Individu Penulis]]></copyrightTerm>
</copyright>
<physicalDescription>
<form authority="gmd"><![CDATA[Prodi Teknik Sipil]]></form>
<extent><![CDATA[]]></extent>
</physicalDescription>
<note>Pembangunan infrastruktur seperti pembangunan gedung-gedung tinggi, jalan,jembatan dan lain lain di abad 21 sedang giat giat nya dilakukan. Untuk meningkatkanmutu beton dapat dilakukan dengan menambah campuran proporsi beton normal denganbahan pengganti alternatif. Salah satu alternatif pengganti agregrat halus dan semen yangmerupakan bahan pokok dalam pembuatan beton yaitu Limbah beton dan Fly Ash. Danbahan tambah Serat eceng gondok yang Selain itu merupakan bahan lokal yang mudahdidapatkan.Penelitian ini dimaksudkan untuk mengetahui sejauh mana pengaruh dan kelayakanpenggunaan limbah beton sebagai bahan pengganti agregrat halus,Fly Ash sebagai bahanpengganti sebagian semen dan bahan tambahan Serat eceng gondok. Dengan alternatifini diharapkan dapat mengetahui pengaruh terhadap mutu beban Beton K-225.Dalam penelitian ini, penggantian sebagian Limbah Beton, Fly Ash Dan bahantembah Serat Eceng Gondok Dengan Variasi Campuran Limbah Beton 10%, 20%, 30%,40%, 50%, Fly Ash 10%, 20%, 30%, 40%, 50%, Dan Serat Eceng Gondok 0,1%, 0,2%,0,3%, 0,4%, 0,5% Pada Setiap Campuran. .Dari hasil Uji kuat dan perhitungan kuat tekan semua benda uji menunjukkan , bahwapada campuran limbah beton dan Fly Ash 10% + Serat eceng gondok 0,1%, dan limbahbeton dan Fly Ash 20% + Serat eceng gondok 0,2%,dan campuran limbah beton dan FlyAsh 30% + Serat eceng gondok 0,3% mengalami sedikit kenaikan dari mutu beton normalsehingga sangat layak proporsi bahan campuran tersebut digunakan, sedangkan padacampuran limbah beton dan Fly Ash 40% + Serat eceng gondok 0,4% dan limbah betondan Fly Ash 50% + Serat eceng gondok 0,5% mengalami penurunan kuat tekan yangsignifikan dari beton normal sehingga prosentase campuran tersebut dianggap kurangbaik, karena tidak dapat menaikan mutu beton yang lebih tinggiBerdasarkan analisis dan pembahasan yang dilakukan,yang perlu diperhatikan adalahmengetahui sifat dari serat eceng gondok yang mudah menyerap air dan limbah betonyang kurang dapat menyerap air dengan baik maka akan lebih baik jika presentase serateceng gondok dan limbah beton tidak terlalu banyak yaitu presentase 20% karena dapatmenambah mutu kuat tekan beton dari beton normal.
Kata kunci : Beton, Fly Ash ,Serat Eceng Gondok , Kuat Tekan

Pembangunan infrastruktur seperti pembangunan gedung-gedung tinggi, jalan,jembatan dan lain lain di abad 21 sedang giat giat nya dilakukan. Untuk meningkatkanmutu beton dapat dilakukan dengan menambah campuran proporsi beton normal denganbahan pengganti alternatif. Salah satu alternatif pengganti agregrat halus dan semen yangmerupakan bahan pokok dalam pembuatan beton yaitu Limbah beton dan Fly Ash. Danbahan tambah Serat eceng gondok yang Selain itu merupakan bahan lokal yang mudahdidapatkan.Penelitian ini dimaksudkan untuk mengetahui sejauh mana pengaruh dan kelayakanpenggunaan limbah beton sebagai bahan pengganti agregrat halus,Fly Ash sebagai bahanpengganti sebagian semen dan bahan tambahan Serat eceng gondok. Dengan alternatifini diharapkan dapat mengetahui pengaruh terhadap mutu beban Beton K-225.Dalam penelitian ini, penggantian sebagian Limbah Beton, Fly Ash Dan bahantembah Serat Eceng Gondok Dengan Variasi Campuran Limbah Beton 10%, 20%, 30%,40%, 50%, Fly Ash 10%, 20%, 30%, 40%, 50%, Dan Serat Eceng Gondok 0,1%, 0,2%,0,3%, 0,4%, 0,5% Pada Setiap Campuran. .Dari hasil Uji kuat dan perhitungan kuat tekan semua benda uji menunjukkan , bahwapada campuran limbah beton dan Fly Ash 10% + Serat eceng gondok 0,1%, dan limbahbeton dan Fly Ash 20% + Serat eceng gondok 0,2%,dan campuran limbah beton dan FlyAsh 30% + Serat eceng gondok 0,3% mengalami sedikit kenaikan dari mutu beton normalsehingga sangat layak proporsi bahan campuran tersebut digunakan, sedangkan padacampuran limbah beton dan Fly Ash 40% + Serat eceng gondok 0,4% dan limbah betondan Fly Ash 50% + Serat eceng gondok 0,5% mengalami penurunan kuat tekan yangsignifikan dari beton normal sehingga prosentase campuran tersebut dianggap kurangbaik, karena tidak dapat menaikan mutu beton yang lebih tinggiBerdasarkan analisis dan pembahasan yang dilakukan,yang perlu diperhatikan adalahmengetahui sifat dari serat eceng gondok yang mudah menyerap air dan limbah betonyang kurang dapat menyerap air dengan baik maka akan lebih baik jika presentase serateceng gondok dan limbah beton tidak terlalu banyak yaitu presentase 20% karena dapatmenambah mutu kuat tekan beton dari beton normal.
Kata kunci : Beton, Fly Ash ,Serat Eceng Gondok , Kuat Tekan</note>
<subject authority=""><topic><![CDATA[teknik sipil]]></topic></subject>
<classification><![CDATA[]]></classification><ministry><![CDATA[22201]]></ministry><studentID><![CDATA[2017140015]]></studentID><identifier type="isbn"><![CDATA[20240712]]></identifier><departementID><![CDATA[Teknik Sipil]]></departementID><urlCrossref><![CDATA[]]></urlCrossref><location>
<physicalLocation><![CDATA[UNSIQ Repository Universitas Sains Al-Quran Jawa Tengah di Wonosobo]]></physicalLocation>
<shelfLocator><![CDATA[]]></shelfLocator>
</location>
<slims:digitals>
<slims:digital_item id="5439" url="" path="/Laporan Tugas Akhir_ 2017140015_Muhammad Zidane Setiawan.pdf" mimetype="application/pdf"><![CDATA[Laporan Tugas Akhir_ 2017140015_Muhammad Zidane Setiawan]]></slims:digital_item>
</slims:digitals><slims:image><![CDATA[44.PNG.PNG]]></slims:image>
<recordInfo>
<recordIdentifier><![CDATA[4758]]></recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2024-10-17 13:20:24]]></recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2024-10-17 13:20:24]]></recordChangeDate>
<recordOrigin><![CDATA[machine generated]]></recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>