<![CDATA[HUBUNGAN POLA MAKAN DENGAN TERJADINYA ASAM URAT PADA LANSIA DI DESA PRANTEN KECAMATAN BAWANG]]> Muhammad Fatikhul Husna Pengarang Ns. Siti Khoiriyah, M.Kep Dosen Pembimbing 2 fifi Dosen Pembimbing 1 Ns. Siti Khoiriyah, M.Kep Penguji 1 Ns. Fifi Alviana, MSN Penguji 2 Ns. Abdullah Azam, M., S.Kep, M.Kep Ketua Penguji
Latar Belakang: Meningkatnya angka harapan hidup menyebabkan meningkatnyapenyakit degeneratif pada lansia, salah satunya adalah asam urat. Penyakit asamurat atau yang biasa dikenal dengan gout arthritis merupakan suatu penyakit yangdiakibatkan karena penimbunan kristal monosodium urat didalam tubuh seseorang.Produksi asam nukleat yang terdapat didalam inti sel tubuh merupakan salah satukomponen yang terdapat dalam kandungan purin. Tujuan: Tujuan penelitian iniyaitu untuk mengetahui hubungan pola makan dengan kadar asam urat pada lansiaDi Desa Pranten Kecamatan Bawang. Metode: menggunakan penelitian kuantitatifdengan metode deskriptif analitik dengan pendekatan cros-sectional menggunakankuesioner. Teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling dengansampel 32 responden. Teknik analisis data menggunakan uji rank spearman. Hasil:Ada hubungan antara pola makan dengan terjadinya asam urat pada lansia di DesaPranten Kecamatan Bawang p value 0,001 <0,05 dengan coeffisien correlation0,552 yang berarti kuat. Kesimpulan: Ada hubungan antara pola makan denganterjadinya asam urat pada lansia di Desa Pranten Kecamatan Bawang.Kata kunci: Pola Makan, Asamurat, Lansia.