Prodi Ilmu Hukum
DISPARITAS PUTUSAN HAKIM DALAM PERKARA TINDAK PIDANA PENCURIAN (Studi Putusan Nomor 1/Pid.sus-anak/2023/PN Tmg dan Putusan Nomor 1/Pid.sus.anak/2022/PN Tmg)
XML
Disparitas pidana merupakan penerapan pidana yang tidak sama terhadaptindak pidana yang sama atau terhadap tindak pidana yang sifat berbahayanya dapatdiperbandingkan, tanpa dasar pembenaran yang jelas. Sehingga tujuan dari penelitianini adalah untuk mengetahui penerapan hukum pidana materil dan bagaimana disparitaspidana dapat terjadi pada Putusan Nomor 1/Pid.sus.anak/2023/PN.Tmg dan PutusanNomor 1/Pid.sus.anak/2022/PN.Tmg.Dalam penelitian ini peneliti menggunakan metode penelitian lapangan (fieldreaserch) dengan Teknik pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara,dan dokumentasi. dalam penelitian ini peneliti menggunakan analisis deskriptif yaitudengan mengamati fenomena yang ada di lapangan kemudian mengkaji denganmengumpulkan data. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan hukum pidana terhadapdelik pencurian pada Putusan Nomor 1/Pid.sus.anak/2023/PN.Tmg dan Putusan Nomor1/Pid.sus.anak/2022/PN.Tmg. para terdakwa anak telah terpenuhinya semua unsurdalam Pasal 363 Ayat (1) ke-4 KUHPidana Jo Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2012Tentang Sistem Peradilan Pidana Anak. Kemudian disparitas pidana yang terjadi padaPutusan Nomor1/Pid.sus.anak/2023/PN.TmgdanPutusan Nomor1/Pid.sus.anak/2022/PN.Tmg terdapat pembenaran yang jelas yakni pertama adanyapertimbangan hakim terhadap unsur-unsur yang didakwakan (Pasal 363 Ayat (1) ke-4KUHPidana) terhadap kesesuaian unsur-unsur tersebut terdapat perbedaan dari segiumur pelaku anak, jenis barang yang diambil, waktu kejadian, jumlah kerugian dan carayang dilakukan para terdakwa anak dalam mengambil barang, perbedaan dalam unsurdimiliki secara melawan hukum, perbedaan dalam unsur dilakukan oleh 2 (dua) orangatau lebih, kemudian yang kedua adanya pertimbangan hakim terhadap rekomendasipembimbing kemasyarakatan dalam Laporan Penelitian Kemasyarakatan dan yangterakhir adanya pertimbangan hakim terhadap keadaan yang memberatkan danmeringankan anak. Sehingga terjadilah disparitas pidana. Dan disparitas pidana initerdapat pembenaran yang jelas sehingga tidak menyalahi asas nondiskriminasi.
Kata kunci: Disparitas Pidana, Pencurian, Anak.
Detail Information
Item Type |
Skripsi
|
---|---|
Penulis |
Wahyu Haryadi - Personal Name
|
Student ID |
2020090079
|
Dosen Pembimbing | |
Penguji | |
Kode Prodi PDDIKTI |
74201
|
Edisi |
Published
|
Departement |
Ilmu Hukum
|
Kontributor | |
Bahasa |
Indonesia
|
Penerbit | Universitas Sains Al-Qur'an : Wonosobo., 2024 |
Edisi |
Published
|
Subyek | |
No Panggil | |
Copyright |
Individu Penulis
|
Doi |