<![CDATA[AYAT AYAT AL-QUR’AN TENTANG HAK-HAK DISABILITAS (TEORI DOUBLE MOVEMENT FAZLUR RAHMAN)]]> Alwan Khoirullah Pengarang Sawaun, Alh., S.Th.I., M.Hum Dosen Pembimbing 2 Dr. Maurisa Zinira, S.Th.I.,M.A Dosen Pembimbing 1 Arif Al-Wasim, S.Pt., M.S.I. Penguji 1 Ahmadiy, S.Th.i., M.Hum Penguji 2
Penyandang disabilitas, baik mereka dengan lketerbatasan lfisik, lintelektual, lmental, latau lsensorik, sering kali menghadapi tantangan besar dalamberpartisipasi secara penuh dalam masyarakat. Penelitian ini mengulas pandanganAl-Qur'an lterhadap lhak-hak lpenyandang ldisabilitas ldengan menggunakan lteori"double lmovement" loleh lFazlur lRahman. lAl-Qur'an menganjurkan nilai-nilaipersaudaraan dan menghormati lindividu lyang lmengalami lketerbatasan lfisik, lintelektual, lmental, ldan lsensorik. Namun, kenyataannya, penyandang disabilitasseringkali menghadapi diskriminasi dan kesulitan memperoleh hak-hak merekayang seharusnya terpenuhi. lPenelitian lini lmenggunakan lmetode ldeskriptiflanalisis ldan lpendekatan kualitatifl melalui pengumpulan data dari tafsir, hadis, buku, dan jurnal yang relevan. Teknik analisis isi digunakan untuk memahamilpandangan lAl-Qur'an lterhadap lpenyandang ldisabilitas, dengan fokus padaayatayatl yang menyinggung kondisi seperti la’ma/umyun, lakmah, lbukmun, lshummun, ldan a’raj. Dari l38 ayat yang diamati dari 26 surah, lhanya lempat layatsecara llangsung membahas lsikap lterhadap lpenyandang disabilitas. Hasilpenelitian menunjukkan bahwa Al-Qur'an mengajarkan perlunya toleransi, nondiskriminasi, dan pemberiankeringanan kepada penyandang disabilitas. Kata kunci: Hak-Hak disabilitas, pandangan Al-Qur’an.