<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="3991">
<titleInfo>
<title><![CDATA[KEDUDUKAN WALI NIKAH DALAM PERSPEKTIF GENDER (Studi Komparatif Peraturan Undang-Undang di Indonesia Dan Yordania)]]></title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Aprilia Nugraini</namePart>
<role><roleTerm type="text">Pengarang</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Dr. Mutho`am, S.H., M.S.I</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 1</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Nila Amania, S.H., M.H</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 2</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Dr.Reni Nur Aniroh, sy., M.S.I.</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 2</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Dr. Maurisa Zinira, S.Th.I.,M.A</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 1</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes"><![CDATA[mixed material]]></typeOfResource>
<genre authority="marcgt"><![CDATA[bibliography]]></genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text"><![CDATA[Wonosobo]]></placeTerm></place>
<publisher><![CDATA[Universitas Sains Al-Qur'an]]></publisher>
<dateIssued><![CDATA[2024]]></dateIssued>
<issuance><![CDATA[monographic]]></issuance>
<edition><![CDATA[Published]]></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code"><![CDATA[id]]></languageTerm>
<languageTerm type="text"><![CDATA[Indonesia]]></languageTerm>
</language>
<itemType>
<itemTypeTerm type="code"><![CDATA[]]></itemTypeTerm>
<itemTypeTerm type="text"><![CDATA[Skripsi]]></itemTypeTerm>
</itemType>
<copyright>
<copyrightTerm type="code"><![CDATA[2]]></copyrightTerm>
<copyrightTerm type="text"><![CDATA[Individu Penulis]]></copyrightTerm>
</copyright>
<physicalDescription>
<form authority="gmd"><![CDATA[Prodi Hukum Keluarga]]></form>
<extent><![CDATA[]]></extent>
</physicalDescription>
<note>Penelitian ini membahas tentang kedudukan wali nikah dalam perspektifgender dan perbedaan kedudukan wali nikah di Indonesia dan Yordania. Implikasidari penelitian ini dapat membantu dalam memperjuangkan kesetaraan hak danperlakuan antara laki-laki dan perempuan dalam institusi pernikahan, sertamemberikan wawasan yang lebih luas terkait peran wali nikah dalam masyarakatMuslim. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengeksplorasi kedudukan wali nikahdari sudut pandang gender, membandingkan perbedaan kedudukan wali nikah dikedua negara serta memberikan pemahaman yang lebih dalam tetang peran walinikah dalam institusi pernikahan. Mengali macam-macam wali nikah dalam hukumIslam, perbedaan urutannya yang berbeda dan syarat-syarat seseorang untukmenjadi wali nikah.Metode penelitian yang digunakan adalah hukum normatif denganpendekatan komparatif, penelitian hukum yang dilakukan dengan cara menelitimenggunakan bahan-bahan hukum primer seperti Al-Qur’an, hadis, fatwa, Undangundang,danQanun.Bahan-bahanhukunsekundersepertibuku-bukuilmiah,jurnalhukum,penelitianterdahulu.HasilpenelitianmenunjukanbahwaperbedaandalamaturanhukumantaraIndonesiadan Yordania mempengaruhi kedudukan wali nikah, terutama terkaitpersyaratan wali nikah. Negara Yordania memiliki aturan yang lebih longgar terkaitwali nikah, di mana perempuan dapat menikahkan dirinya sendiri jika memenuhisyarat, persyaratan yang dipengaruhi oleh madzhab Hanafi yang dianut di negaratersebut. Di sisi lain, Indonesia mayoritas masyaratnya   menggunakan madzhabSyafi’i yang mempengaruhi Undang-undang perkawinan yang mana seorangperempuan memerlukan wali dalam pernikahannya dan menjadi syarat sahnyapernikahan. Keadilan gender dalam Islam menjadi fokus penting dalammenciptakan kesetaraan antara laki-laki dan perempuan dalam konteks pernikahan Analisis perbedaan kedudukan wali nikah dalam perspektif gender menunjukanbagaimana konsep wali nikah dapat mempengaruhi hak dan kewajiban perempuandalam memilih pasangan hidupnya. Gender sebagai konsep budaya memainkanperan penting dalam membedakan peran, perilaku, dan karakteristik emosionalantara laki-laki dan perempuan dalam masyarakat.
Kata kunci: wali nikah, perspektif gender</note>
<subject authority=""><topic><![CDATA[Hukum Keluarga]]></topic></subject>
<classification><![CDATA[]]></classification><ministry><![CDATA[74230]]></ministry><studentID><![CDATA[2020060025]]></studentID><identifier type="isbn"><![CDATA[20240715]]></identifier><departementID><![CDATA[Hukum Keluarga]]></departementID><urlCrossref><![CDATA[]]></urlCrossref><location>
<physicalLocation><![CDATA[UNSIQ Repository Universitas Sains Al-Quran Jawa Tengah di Wonosobo]]></physicalLocation>
<shelfLocator><![CDATA[]]></shelfLocator>
</location>
<slims:digitals>
<slims:digital_item id="4681" url="" path="/Skripsi_2020060025_Aprilia Nugraini.pdf" mimetype="application/pdf"><![CDATA[Skripsi_2020060025_Aprilia Nugraini]]></slims:digital_item>
</slims:digitals><slims:image><![CDATA[Aprllia.png.png]]></slims:image>
<recordInfo>
<recordIdentifier><![CDATA[3991]]></recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2024-08-22 10:52:00]]></recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2024-08-22 10:52:00]]></recordChangeDate>
<recordOrigin><![CDATA[machine generated]]></recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>