Prodi Hukum Keluarga
TINJAUAN HUKUM ISLAM TERHADAP PELAKSANAAN PROGRAM KELUARGA BERENCANA STUDI PEMIKIRAN BUYA YAHYA ZAINUL MA’ARIF PADA CHANEL YOUTUBE AL-BAHJAH TV
XML
Strategi yang paling diutamakan dalam proses perjodohan adalah denganmengikuti para sahabat Nabi, khususnya 'azl atau mengeluarkan air mani di luarperut atau saat ini bisa dilakukan dengan menggunakan kondom. Hal inidisarankan dengan alasan agar tidak mempengaruhi orang lain dalam prosespenataan keluarga. Untuk mempengaruhi individu dalam proses berkeluarga,dilihat dulu dari tingkat krisisnya, misalnya melakukan pelintiran, pemasanganlilitan tidak boleh dilakukan asal-asalan, disarankan oleh dokter spesialis wanita,namun dengan catatan dokter spesialis wanita tersebut adalah sholihah dan Yangdimaksud dengan sholihah hanyalah membantu menyampaikannya, bukanmelanjutkan menceritakan kisah atau sebaliknya jika bahasa keseluruhannyaberceloteh dan mengajukan berbagai pertanyaan.Jenis pemeriksaan yang digunakan dalam penelusuran ini bersifat subjektifjelas dengan menggunakan teknik pemeriksaan substansi tersendiri yangmembicarakan substansi pembicaraan Buya Yahya tentang program keluargaberencana (KB) yang dimuat di stasiun YouTube televisi Al-Baghja. Informasipenting dalam pemeriksaan ini diambil dari substansi pembicaraan danpertimbangan Buya Yahya di stasiun YouTube televisi Al-Baghja. Sumberinformasi pilihan dalam pemeriksaan ini adalah perpustakaan yang mempunyaiarti penting untuk membantu eksplorasi tersebut, berupa buku-buku dan referensiyang berhubungan dengan judul eksplorasi. Informasi dikumpulkan dengan teknikdokumentasi dan kemudian dibedah menggunakan pemeriksaan subjektif.Menurut Buya Yahya, program keluarga berencana dinilai praktis tidak adabedanya dan dapat diandalkan.Program menyelenggarakan keluarga yang dianjurkan dalam agama Islamadalah strategi 'Azl dalam rangka mencontoh para sahabat Nabi, namun seiringdengan kemajuan zaman saat ini banyak bermunculan inovasiinovasi atau wahyuwahyubaru mengenai proses menyelenggarakan keluarga yang baik, khususnyamemanfaatkan kondom atau keamanan saat melakukan hubungan seksual diantara pasangan. Menurut Buya Yahya, proyek KB bisa selesai karena melibatkanalat kontrasepsi seperti kondom atau strategi 'azl. Hal ini diperbolehkan denganalasan untuk menjarangkan kehamilan sesuai dengan anak-anak yang lalu, namunjika tujuannya adalah untuk menghindari kehamilan atau tidak mempunyaikeinginan untuk mempunyai anak karena takut terhadap makanan yang diberikanoleh Allah maka itu haram total.
Kata Kunci: Audit Peraturan Islam. Program Keluarga Penataan, Buya YahyaZainul Ma'ari
Detail Information
Item Type |
Skripsi
|
---|---|
Penulis |
Selamet Muwafiqur Romadlon - Personal Name
|
Student ID |
2020060022
|
Dosen Pembimbing |
Dr. Mutho`am, S.H., M.S.I - - Dosen Pembimbing 1
Dr.Reni Nur Aniroh, sy., M.S.I. - - Dosen Pembimbing 2 |
Penguji | |
Kode Prodi PDDIKTI |
74230
|
Edisi |
Published
|
Departement |
Hukum Keluarga
|
Kontributor | |
Bahasa |
Indonesia
|
Penerbit | Universitas Sains Al-Qur'an : Wonosobo., 2024 |
Edisi |
Published
|
Subyek | |
No Panggil | |
Copyright |
Individu Penulis
|
Doi |