<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="3980">
<titleInfo>
<title><![CDATA[ANALISIS QIRA’AH MUBADALAH TERHADAP PEMBAGIAN KERJA SUAMI ISTRI PADA KELUARGA PETANI DAN KARYAWAN HOME INDUSTRY (Studi Kasus Di Desa Dieng Kulon Kecamatan Batur Kabupaten Banjarnegara)]]></title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>HelvanoFaza Alfandra</namePart>
<role><roleTerm type="text">Pengarang</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Dr. Herman Sujarwo, SH., M.H.</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 1</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Dr.Reni Nur Aniroh, sy., M.S.I.</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 2</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Dr. Mutho`am, S.H., M.S.I</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 1</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Akmal Bashori., S.HI., M.S.I</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 2</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes"><![CDATA[mixed material]]></typeOfResource>
<genre authority="marcgt"><![CDATA[bibliography]]></genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text"><![CDATA[Wonosobo]]></placeTerm></place>
<publisher><![CDATA[Universitas Sains Al-Qur'an]]></publisher>
<dateIssued><![CDATA[2024]]></dateIssued>
<issuance><![CDATA[monographic]]></issuance>
<edition><![CDATA[Published]]></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code"><![CDATA[id]]></languageTerm>
<languageTerm type="text"><![CDATA[Indonesia]]></languageTerm>
</language>
<itemType>
<itemTypeTerm type="code"><![CDATA[]]></itemTypeTerm>
<itemTypeTerm type="text"><![CDATA[Skripsi]]></itemTypeTerm>
</itemType>
<copyright>
<copyrightTerm type="code"><![CDATA[2]]></copyrightTerm>
<copyrightTerm type="text"><![CDATA[Individu Penulis]]></copyrightTerm>
</copyright>
<physicalDescription>
<form authority="gmd"><![CDATA[Prodi Hukum Keluarga]]></form>
<extent><![CDATA[]]></extent>
</physicalDescription>
<note>Peraturan pembagian kerja suami istri yang digariskan di dalam fiqihmaupun hukum positif Indonesia, menununjukan perbedaan yang sangat nyatadengan realita kehidupan masyarakat Indonesia. Dimana aturan fiqihmenyebutkan bahwa pekerjaan publik maupun domestik merupakan kewajibansuami, sedangkan di dalam aturan hukum positif Indonesia, suami lebih dominanmelakukan pekerjaan publik, sedangkan istri hanya melakukan pekerjaandomestik. Akan tetapi realita yang terjadi sekarang tidak sedikit dari para istriyang juga ikut melakukan pekerjaan publik, begitu juga yang terjadi di DesaDieng Kulon, dimana mayoritas masyarakatnya berprofesi sebagai petani, dantidak sedikit dari para istri yang berprofesi sebagai karyawan home industry.Qirā’ah mubādalah merupakan cara pandang yang tepat dalam membingkaisebuah relasi yang baik (ma’rūf) antara suami dan istri, dimana suami istri dalammelaksanakan perannya di ranah publik maupun domestik, dilakukan berdasarkankesetaraan, keadilan serta kemaslahatan.Berangkat dari permasalahan tersebut, penulis merumuskan permasalahansebagai berikut : Bagaimana pembagian kerja suami istri pada keluarga petani danhome industry di Desa Dieng Kulon, Kecamatan Batur, Kabupaten Banjarnegara?;Bagaimana tinjauan Qirā’ah mubādalah terhadap pembagian kerja suami istripada keluarga petani dan home industry di Desa Dieng Kulon, Kecamatan Batur,Kabupaten Banjarnegara?. Untuk menjawab permasalahan tersebut, penulismelakukan jenis penelitian lapangan (field research), sedangkan teknikpengumpulan data menggunakan metode observasi, wawancara dan dokumentasi,serta teknik analisa data menggunakan metode kualitatif deskriptif.Dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa suami istri yangberprofesi sebagai petani dan karyawan home industry di Desa Dieng Kulon,Kecamatan Batur, Kabupaten Banjarnegara, dari ketujuh informan yang penulistemui dan wawancarai terdapat dua pasangan suami istri yang belum menerapkanprinsip mubādalah yaitu kesetaraan (mufā'alah) serta kemitraan (muāwanah)dalam pembagian kerja antara suami istri, dimana suami hanya memegang peran publik saja, sedangkan istri menanggung pekerjaan publik juga domestik yang membuatnya mempunyai beban ganda (doubel bourden) hal ini tidak relevan dengan pilar zawāj dan mu’āsyaroh bil ma’rūf.   
Kata Kunci: Qirā’ah mubādalah, Pembagian Kerja Suami Istri</note>
<subject authority=""><topic><![CDATA[Hukum Keluarga]]></topic></subject>
<classification><![CDATA[]]></classification><ministry><![CDATA[74230]]></ministry><studentID><![CDATA[2020060005]]></studentID><identifier type="isbn"><![CDATA[20240622]]></identifier><departementID><![CDATA[Hukum Keluarga]]></departementID><urlCrossref><![CDATA[]]></urlCrossref><location>
<physicalLocation><![CDATA[UNSIQ Repository Universitas Sains Al-Quran Jawa Tengah di Wonosobo]]></physicalLocation>
<shelfLocator><![CDATA[]]></shelfLocator>
</location>
<slims:digitals>
<slims:digital_item id="4670" url="" path="/Skripsi_2020060005_Helvano Faza Alfandra.pdf" mimetype="application/pdf"><![CDATA[Skripsi_2020060005_Helvano Faza Alfandra]]></slims:digital_item>
</slims:digitals><slims:image><![CDATA[Helvano.png.png]]></slims:image>
<recordInfo>
<recordIdentifier><![CDATA[3980]]></recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2024-08-21 15:31:18]]></recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2024-08-21 15:31:18]]></recordChangeDate>
<recordOrigin><![CDATA[machine generated]]></recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>