<![CDATA[ANALISIS KOMPARASI METODE JOB ORDER COSTING DAN METODE KONVENSIONAL DALAM MENENTUKAN HPP DAN PERHITUNGAN LABA INDUSTRI (Studi Kasus pada Adhina Catering)]]> Anilni Muna Sabila Rohmah Pengarang Nanang Agus Suyono, S.E., M.Si. Dosen Pembimbing 2 Drs. Agus Putranto, M.M Dosen Pembimbing 1 Kurniwati Mutmainah, S.E., M.Si Penguji 1 Susanti, S.E., M.Si. Penguji 2
Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif yang bertujuan untuk menggambarkan perbedaan perhitungan biaya produksi antara metode konvensional yang sebelumnya digunakan oleh perusahaan dengan metode job order costing. Populasi dan sampel penelitian ini adalah harga pokok produksi di Adhina Catering. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Adhina Catering masih menggunakan metode konvensional dalam menhitung biaya produksinya. Metode ini menghitung biaya produksi dengan menjumlahkan seluruh biaya bahan baku, biaya tenaga kerja, dan biaya lainnya tanpa memperhitungkan biaya overhead tetap dan variabel, sehingga dianggap kurang akurat. Oleh karena itu, peneliti melakukan perhitungan dengan metode job order costing, yang menghitung biaya produksi secara rinci dengan menjumlahkan biaya bahan baku, biaya tenaga kerja langsung, serta biaya overhead tetap dan variabel. Metode ini terbukti lebih akurat dibandingkan metode konvensional. Dengan menggunakan metode job order costing, pendapatan yang dihasilkan mencapai Rp. 3.707.371,5 untuk catering nasi box dan Rp. 1.532.910 untuk catering snack. Perhitungan harga pokok produksi dengan metode job order costing juga menunjukkan hasil yang lebih kecil dibandingkan perhitungan Adhina Catering, namun menghasilkan laba yang lebih besar. Kata kunci: harga pokok produksi, metode konvensional, job order costing