<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="3735">
<titleInfo>
<title><![CDATA[PEMIKIRAN TAFSIR ABDULLAH SAEED TENTANG BUNGA BANK]]></title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Annisaul Husna</namePart>
<role><roleTerm type="text">Pengarang</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Akmal Bashori, S.H.I., M.S.I.</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 2</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Dr. M. Ali Mustofa Kamal, AH, S.Th.I, M.S.I</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 1</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Drs. Ahsin Wijaya, Alh., M.Ag</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 1</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Dr. Mutho'am, S.H.I, M.S.I</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 2</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes"><![CDATA[mixed material]]></typeOfResource>
<genre authority="marcgt"><![CDATA[bibliography]]></genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text"><![CDATA[Wonosobo]]></placeTerm></place>
<publisher><![CDATA[Universitas Sains Al-Qur'an]]></publisher>
<dateIssued><![CDATA[2021]]></dateIssued>
<issuance><![CDATA[monographic]]></issuance>
<edition><![CDATA[Published]]></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code"><![CDATA[id]]></languageTerm>
<languageTerm type="text"><![CDATA[Indonesia]]></languageTerm>
</language>
<itemType>
<itemTypeTerm type="code"><![CDATA[]]></itemTypeTerm>
<itemTypeTerm type="text"><![CDATA[Skripsi]]></itemTypeTerm>
</itemType>
<copyright>
<copyrightTerm type="code"><![CDATA[6]]></copyrightTerm>
<copyrightTerm type="text"><![CDATA[Individu Penulis]]></copyrightTerm>
</copyright>
<physicalDescription>
<form authority="gmd"><![CDATA[Prodi Ilmu Al-Qur'an dan Tafsi]]></form>
<extent><![CDATA[]]></extent>
</physicalDescription>
<note>Perbincangan mengenai bunga bank dan riba serta pembahasan mengenai permasalahan hukumnya tidak pernah ada habisnya. Fenomena baru dalam sebuah lajur perekonomian kontemporer mengenai bunga bank, menjadi salah satu perdebatan yang belum menemukan titik terang. Pandangan beberapa ulama mengenai hukum bunga yang di tawarkan oleh lembaga perbankan menjadi pemicu segala bentuk perdebatan panjang atas hukum kebolehannya. Interpretasi ini ternyata bertolak belakang dengan pandangan beberapa ulama modernis yang menganggap bahwa bunga bank tidak dapat dihukumi sama dengan riba. Dengan menggunakan ijtihad hukum dengan metode kontekstual, Abdullah Saeed, sebagai salah satu pemikir Muslim modern menghukumi boleh atas bunga bank, dengan syarat, tidak adanya unsur eksploitasi, sebagaimana yang terjadi semasa praislam. Segala bentuk permasalahan yang terjadi di Makkah saat itu, merupakan suatu hal yang melatarbelakangi turunnya ayat atas pelarangan riba. Penafsiran Abdullah Saeed merupakan sebuah langkah yang dapat kita terapkan dalam menghukumi bunga dalam sebuah lembaga perbankan. Penyebabnya, karena ternyata bunga bank juga mengandung kemashlahatan bagi perkembangan ekonomi dunia, khususnya di Indonesia. Kajian mengenai riba yang menjadi pembahasan dalam penulisan ini, yaitu mengenai statement dalam Al-Qur’an “la @ taz {limu @na wala @ tuz {lamu @n” yang dengan pandangan tersebut interpretasi para ulama klasik yang berpegang pada keharaman bunga bank berdasarkan ‘illah perlu mempertimbangkan pendekatan kedua atas pernyataan tersebut dengan langkah hikmah. Sebagaimana menurut Abdullah Saeed bahwa dalam memahami makna riba, jangan hanya dengan pendekatan “illah nya saja yang akan berujung pada keharaman riba, melainkan diperluas dengan adanya hikmah sebagai landasan teori nya. Hal ini merupakan sebuah upaya yang dapat dilakukan untuk melihat dengan kacamata kebenarannya secara historis bahwa riba yang terjadi pada masa jahiliyyah sangat berbeda dengan riba yang terjadi sepeerti pada zaman modern ini.

Kata kunci: Bunga bank, tafsir, riba</note>
<subject authority=""><topic><![CDATA[Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir]]></topic></subject>
<classification><![CDATA[]]></classification><ministry><![CDATA[76231]]></ministry><studentID><![CDATA[2018080089]]></studentID><identifier type="isbn"><![CDATA[]]></identifier><departementID><![CDATA[Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir]]></departementID><urlCrossref><![CDATA[]]></urlCrossref><location>
<physicalLocation><![CDATA[UNSIQ Repository Universitas Sains Al-Quran Jawa Tengah di Wonosobo]]></physicalLocation>
<shelfLocator><![CDATA[]]></shelfLocator>
</location>
<slims:digitals>
<slims:digital_item id="4149" url="" path="/Skripsi_2018080089_Annisaul Husna.pdf" mimetype="application/pdf"><![CDATA[Skripsi_2018080089_Annisaul Husna.pdf]]></slims:digital_item>
</slims:digitals><slims:image><![CDATA[cover_9.png.png]]></slims:image>
<recordInfo>
<recordIdentifier><![CDATA[3735]]></recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2024-06-26 09:17:00]]></recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2024-06-26 09:17:00]]></recordChangeDate>
<recordOrigin><![CDATA[machine generated]]></recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>