<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="3723">
<titleInfo>
<title><![CDATA[RESEPSI PEGAWAI KUA MOJOTENGAH TERHADAP TA’ARUF (Studi Living Qur’an Surat Al-Hujurat Ayat 13)]]></title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Afnan Faridhi</namePart>
<role><roleTerm type="text">Pengarang</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Sawaun, Alh., S.Th.I., M.Hum</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 1</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Ahmadiy, S.Th.I., M.Hum.</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 2</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Dr. Mutho'am, S.H.I, M.S.I</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 1</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Maurisa Zinira, S.Th.I., M.A.</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 2</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes"><![CDATA[mixed material]]></typeOfResource>
<genre authority="marcgt"><![CDATA[bibliography]]></genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text"><![CDATA[Wonosobo]]></placeTerm></place>
<publisher><![CDATA[Universitas Sains Al-Qur'an]]></publisher>
<dateIssued><![CDATA[2021]]></dateIssued>
<issuance><![CDATA[monographic]]></issuance>
<edition><![CDATA[Published]]></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code"><![CDATA[id]]></languageTerm>
<languageTerm type="text"><![CDATA[Indonesia]]></languageTerm>
</language>
<itemType>
<itemTypeTerm type="code"><![CDATA[]]></itemTypeTerm>
<itemTypeTerm type="text"><![CDATA[Skripsi]]></itemTypeTerm>
</itemType>
<copyright>
<copyrightTerm type="code"><![CDATA[6]]></copyrightTerm>
<copyrightTerm type="text"><![CDATA[Individu Penulis]]></copyrightTerm>
</copyright>
<physicalDescription>
<form authority="gmd"><![CDATA[Prodi Ilmu Al-Qur'an dan Tafsi]]></form>
<extent><![CDATA[]]></extent>
</physicalDescription>
<note>Skripsi ini membahas mengenai resepsi pegawai Kantor Urusan Agama Kecamatan Mojotengah terhadap ta’aruf QS. Al-Hujurat Ayat 13. Dalam kamus besar bahasa Indonesia, ta’a >ruf artinya berkenalan. Saling mengenal berarti memungkinkan adanya hubungan timbal balik antar individu atau kelompok yang dalam agama Islam sering disebut silaturahmi. Sedangkan living Qur’a >n adalah kajian atau penelitian ilmiah tentang berbagai peristiwa sosial terkait dengan kehadiran al-Qur’an atau keberadaan alQur’an disebuah komunitas Muslim tertentu. Maka skripsi ini mengkaji tentang resepsi pegawai Kantor Urusan Agama Kecamatan Mojotengah terhadap ta’aruf QS. Al-Hujurat ayat 13 dengan menggunakan pendekatan study living Qur’an. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan mengambil data-data  dari Kantor Urusan Agama Kecamatan Mojotengah sebagai objek penelitian. Adapun teknik pengumpulan data yang digunakan adalah kajian lapangan (Field Research), observasi, wawancara dan dokumentasi, dengan didukung buku-buku, artikel serta jurnal sebagai pelengkap dalam penelitian ini. Melalui metode-metode tersebut peneliti menganalisis data-data yang dibutuhkan. Hasil penelitian dalam skripsi ini adalah: resepsi pegawai Kantor Urusan Agama Kecamatan Mojotengah terhadap ta’a >ruf QS. Al-Hujurat ayat 13 sangat menekankan untuk lebih memahami konsep ta’a >ruf, ta’a >ruf merupakan bentuk sikap untuk saling mengenal, adanya ta’a >ruf tidak lain bertujuan agar manusia dapat memahami satu dengan lainnya, ta’a >ruf dilakukan untuk membentuk masyarakat yang tentram, antara lain: 1). ta’a >ruf menjadi kunci keterbukaan diri. 2). Saling memahami. 3). Membentuk keluarga yang sakinah. 4). Humaniora. 5). Makhluk sosial. 6). Komunikasi interpersonal. 7). Menyatukan perbedaan. Untuk mewujudkan itu semua, tentu ada faktor-faktor yang melatarbelakanginya, diantaranya: 1). Faktor Pendidikan, 2). Faktor Pengalaman dan Pengetahuan. Hikmah dari penelitian ini adalah memberikan informasi bahwa dengan melakukan konsep ta’a >ruf kehidupan akan berjalan dengan aman, tentram, dan saling menghargai satu dengan lainnya. karena dengan melaksanakannya diiringi dengan kesadaran dan sikap humaniora akan dapat mewujudkan sebuah komunitas masyarakat yang kompleks dengan unsur kekeluargaan, saling membantu dan menyadari akan perbedaan yang ada dalam kehidupan multikultural.

Kata Kunci : Ta’aruf, Living Qur’an, QS. Al-Hujurat Ayat 13.</note>
<subject authority=""><topic><![CDATA[Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir]]></topic></subject>
<classification><![CDATA[]]></classification><ministry><![CDATA[76231]]></ministry><studentID><![CDATA[2018080023]]></studentID><identifier type="isbn"><![CDATA[20220131]]></identifier><departementID><![CDATA[Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir]]></departementID><urlCrossref><![CDATA[]]></urlCrossref><location>
<physicalLocation><![CDATA[UNSIQ Repository Universitas Sains Al-Quran Jawa Tengah di Wonosobo]]></physicalLocation>
<shelfLocator><![CDATA[]]></shelfLocator>
</location>
<slims:digitals>
<slims:digital_item id="4137" url="" path="/Skripsi_2018080023_Afnan Faridhi.pdf" mimetype="application/pdf"><![CDATA[Skripsi_2018080023_Afnan Faridhi.pdf]]></slims:digital_item>
</slims:digitals><slims:image><![CDATA[cover_1.png.png]]></slims:image>
<recordInfo>
<recordIdentifier><![CDATA[3723]]></recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2024-06-26 08:19:19]]></recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2024-06-26 08:24:58]]></recordChangeDate>
<recordOrigin><![CDATA[machine generated]]></recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>