<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="3616">
<titleInfo>
<title><![CDATA[IMPLEMENTASI KONSEP KAFA’AH DALAM PERKAWINAN MENURUT IMAM SYAFI’I DI  DESA BUNTU, KECAMATAN KEJAJAR, KABUPATEN WONOSOBO]]></title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Naufal Salva Rozaqi</namePart>
<role><roleTerm type="text">Pengarang</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Dr. Herman Sujarwo, M.H.</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 1</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Dr. Mutho'am, S.H.I, M.S.I</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 2</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Reni Nur Aniroh, S.Sy., M.H.</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 2</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Dr. Lutfan Muntaqo M.S.I</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 1</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes"><![CDATA[mixed material]]></typeOfResource>
<genre authority="marcgt"><![CDATA[bibliography]]></genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text"><![CDATA[Wonosobo]]></placeTerm></place>
<publisher><![CDATA[Universitas Sains Al-Qur'an]]></publisher>
<dateIssued><![CDATA[2024]]></dateIssued>
<issuance><![CDATA[monographic]]></issuance>
<edition><![CDATA[Published]]></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code"><![CDATA[id]]></languageTerm>
<languageTerm type="text"><![CDATA[Indonesia]]></languageTerm>
</language>
<itemType>
<itemTypeTerm type="code"><![CDATA[]]></itemTypeTerm>
<itemTypeTerm type="text"><![CDATA[Skripsi]]></itemTypeTerm>
</itemType>
<copyright>
<copyrightTerm type="code"><![CDATA[6]]></copyrightTerm>
<copyrightTerm type="text"><![CDATA[Individu Penulis]]></copyrightTerm>
</copyright>
<physicalDescription>
<form authority="gmd"><![CDATA[Prodi Hukum Keluarga]]></form>
<extent><![CDATA[]]></extent>
</physicalDescription>
<note>Perkawinan adalah sebuah ibadah sakral yang dianjurkan yang perlu dijaga. Karena itu pentinglah untuk berhati. Maka perlu adanya kafa’ah guna mencegah ketidakselamatan dalam rumah tangga karena ketidaksetaraan atau ketimpangan. Tetapi realitanya masih banyak seseorang yang kurang paham pentingnya kafa’ah sehingga memicu ketidakseimbangan dalam rumah tangga karena ketimpangan dalam hubungan rumah tangga. Kafa’ah sendiri adalah kesepadanan antara caon pasangan yang akan menikah. Karena permasalahan tersebut peneliti membahas konsep kafa’ah menurut Imam Syafi’i meliputi pengertian kafa’ah, dasar kafa’ah, dan bentuk kafa’ah. Serta menganalisis menganalisis bagaimana implementasi dan implikasinya di Desa Buntu, Kec. Kejajar, Kab. Wonosobo. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif, yaitu penelitian yang mengambil data dari hasil lapangan, seperti wawancara, catatan lapangan dengan tujuan menggambarkan realita emperik dari suatu permasalahan dengan menganalisis antara teori dan pelaksanaanya di lapangan. Dasar utama dalam penelitian ini adalah konsep kafa’ah menurut Imam Syafi’i d sebagai acuan dalam menganalisis implementasi kafa’ah di Desa Buntu. Dari hasil penelitian peneliti menyimpulkan sebagian masyarakat Desa ini menganggap bahwasanya konsep kafa’ah tidaklah terlalu penting, tetapi juga bukan berarti mereka tidak mempunyai pertimbangan dalam memilih pasangan. Dari hal tersebut secara tidak langsung mereka telah menerapkan konsep kafa’ah walau tidak sepenuhnya. Hal ini disebabkan beberap faktor seperti kurang fahamnya mereka akan konsep kafa’ah atau kurang sadarnya mereka akan pentingnya konsep kafa’ah. Juga terdapat beberapa implikasi apabila kafa’ah diterapkan secara persis seperti pada masa Imam Syafi’i ditakutkan akan terjadi penggolangan kasta yang kemudian berujung ke diskriminasi.

Kata kunci: Perkawinan, Kafa’ah, Imam Syafi’i</note>
<subject authority=""><topic><![CDATA[Hukum Keluarga]]></topic></subject>
<classification><![CDATA[]]></classification><ministry><![CDATA[74230]]></ministry><studentID><![CDATA[2018060070]]></studentID><identifier type="isbn"><![CDATA[]]></identifier><departementID><![CDATA[Hukum Keluarga]]></departementID><urlCrossref><![CDATA[]]></urlCrossref><location>
<physicalLocation><![CDATA[UNSIQ Repository Universitas Sains Al-Quran Jawa Tengah di Wonosobo]]></physicalLocation>
<shelfLocator><![CDATA[]]></shelfLocator>
</location>
<slims:digitals>
<slims:digital_item id="3965" url="" path="/Skripsi_2018060070_Naufal Salva Rozaqi.pdf" mimetype="application/pdf"><![CDATA[Skripsi_2018060070_Naufal Salva Rozaqi.pdf]]></slims:digital_item>
</slims:digitals><slims:image><![CDATA[cover_1.png.png]]></slims:image>
<recordInfo>
<recordIdentifier><![CDATA[3616]]></recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2024-06-24 08:13:37]]></recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2024-06-24 08:13:37]]></recordChangeDate>
<recordOrigin><![CDATA[machine generated]]></recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>