<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="3600">
<titleInfo>
<title><![CDATA[TINJAUAN ‘URF TERHADAP TRADISI KEDAHAN DALAM PERKAWINAN DI DUSUN MAJATENGAH DESA BATUR KECAMATAN BATUR KABUPATEN BANJARNEGARA]]></title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Miratun Nurul Hasanah</namePart>
<role><roleTerm type="text">Pengarang</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Reni Nur Aniroh, S.Sy., M.S.I</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 1</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Dr. Mutho'am, S.H.I, M.S.I</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 2</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Dr. Herman Sujarwo, SH., M.H.</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 2</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Dr. Lutfan Muntaqo M.S.I</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 1</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes"><![CDATA[mixed material]]></typeOfResource>
<genre authority="marcgt"><![CDATA[bibliography]]></genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text"><![CDATA[Wonosobo]]></placeTerm></place>
<publisher><![CDATA[Universitas Sains Al-Qur'an]]></publisher>
<dateIssued><![CDATA[2023]]></dateIssued>
<issuance><![CDATA[monographic]]></issuance>
<edition><![CDATA[Published]]></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code"><![CDATA[id]]></languageTerm>
<languageTerm type="text"><![CDATA[Indonesia]]></languageTerm>
</language>
<itemType>
<itemTypeTerm type="code"><![CDATA[]]></itemTypeTerm>
<itemTypeTerm type="text"><![CDATA[Skripsi]]></itemTypeTerm>
</itemType>
<copyright>
<copyrightTerm type="code"><![CDATA[6]]></copyrightTerm>
<copyrightTerm type="text"><![CDATA[Individu Penulis]]></copyrightTerm>
</copyright>
<physicalDescription>
<form authority="gmd"><![CDATA[Prodi Hukum Keluarga]]></form>
<extent><![CDATA[]]></extent>
</physicalDescription>
<note>Islam memandang bahwa talak adalah sesuatu yang boleh dilakukan, akan tetapi perceraian  merupakan perbuatan halal yang dibenci oleh Allah SWT. Perceraian dalam sebuah pernikahan bukanlah menjadi hal yang tidak wajar lagi, karena banyak sekali faktor-faktor yang dapat menyebabkan terjadinya perceraian dalam sebuah pernikahan. Indonesia tidak bisa dilepaskan dengan beragam budaya yang ada, terutama di pulau jawa yang masih begitu kental dengan budayabudaya yang di wariskan oleh nenek moyang yang biasanya mengiringi dalam berbagai upacara-upacara penting dalam sebuah kehidupan seseorang, seperti adat kebiasaan yang mengiringi acara lamaran, pernikahan dan lain sebagainya. Tidak hanya prosesi pernikahannya saja, beberapa kehidupan pernikahan juga masih terikat oleh suatu adat tradisi yang berpengaruh terhadap kehidupan pernikahan seseorang,seperti yang terjadi di Dusun Majatengah Desa Batur Kecamatan Batur Kabupaten Banjarnegara. Tradisi kedahan yaitu tradisi yang ada dalam perkawinan masyarakat Dusun Majatengah yang berkaitan dengan talak, adat kebiasaan ini harus dilakukan oleh pasangansuami istri  yang weton kelahiran nya tidak cocok. Dalam pernikahan mereka harus melakukan tradisi kedahan(berpisah sementara) dengan pasangan mereka disaat sang istri sedang hamil usia kandungan 7 bulan, tradisi ini juga dapat menimbulkan pro dan kontra dalam masyarakat. Dalam hal ini, penulis akan membahas lebih dalam tentang tinjauan hukum Islam terhadap tradisi adat tertentu. Penelitian yang penulis gunakan adalah penelitian kualitatif dengan metode analisis dan studi kepustakaan (library research). Tradisi yang akan diangkat dalam penelitian ini adalah.tradisi kedahan yang terjadi di Dusun Majatengah, Desa Batur, Kecamatan Batur, Kabupaten Banjarnegara. Dengan tinjauan ‘urf dan hukum perkawinan dan perceraian Islam, tradisi ini akan dianalisis lebih dalam. Dalam hukum ‘urf sendiri, tidak semua tradisi adat yang melibatkan suatu hukum dan syari’at bisa dijadikan landasan hukum. Selain itu, tidak semua tradisi adat dapat sesuai dengan syari’at Islam. Serta tradisi ini juga dapat menimbulkan pro dan kontra dalam masyarakat.

Kata kunci: ‘Urf, tradisi,talak, pro dan kontra.</note>
<subject authority=""><topic><![CDATA[Hukum Keluarga]]></topic></subject>
<classification><![CDATA[]]></classification><ministry><![CDATA[74230]]></ministry><studentID><![CDATA[2019060060]]></studentID><identifier type="isbn"><![CDATA[20230717]]></identifier><departementID><![CDATA[Hukum Keluarga]]></departementID><urlCrossref><![CDATA[]]></urlCrossref><location>
<physicalLocation><![CDATA[UNSIQ Repository Universitas Sains Al-Quran Jawa Tengah di Wonosobo]]></physicalLocation>
<shelfLocator><![CDATA[]]></shelfLocator>
</location>
<slims:digitals>
<slims:digital_item id="3949" url="" path="/Skripsi_2019060060_Miratun Nurul Hasanah.pdf" mimetype="application/pdf"><![CDATA[Skripsi_2019060060_Miratun Nurul Hasanah.pdf]]></slims:digital_item>
</slims:digitals><slims:image><![CDATA[cover_55.png.png]]></slims:image>
<recordInfo>
<recordIdentifier><![CDATA[3600]]></recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2024-06-20 14:33:33]]></recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2024-06-20 14:33:33]]></recordChangeDate>
<recordOrigin><![CDATA[machine generated]]></recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>