Jazaul Aufa
Pengarang
Ns. Marwiati, M.Kep
Dosen Pembimbing 1
Ns. Meining Issuryati. S.Kep., M.Kep
Dosen Pembimbing 2
Ns. Marwiati, M.Kep
Penguji 2
Ns. Anindita Paramastuti Azuma, MMR.
Ketua Penguji
Ns. Meining Issuryati. S.Kep., M.Kep
Penguji 1
Latar Belakang: Sectio caesarea adalah suatu tindakan yang dilakukan dengan tujuan untuk mengeluarkan bayi dengan cara membuat sayatan pada dinding rahim yang masih utuh untuk menyelamatkan ibu dan bayi sedangkan CPD (Cephalopelvic Disproportion) adalah ketidaksesuaian panggul ibu dan janin yang merupakan penyebab tertinggi masalah persalinan dengan metode section caesarea. Tujuan: Mampu melaksanakan asuhan keperawatan pada pasien dengan post section caesarea atas indikasi cephalopelvic disproportion (CPD) di Ruang Edelweis RSUD KRT Setjonegoro Wonosobo. Metode: Karya tulis studi kasus ini menggunakan studi kasus deskriptif dalam bentuk studi kasus dengan mengekplorasi masalah asuhan keperawatan mulai dari pengkajian, diagnosa, perencanaan, pelaksanaan keperawatan, dan evaluasi. Lokasi penelitian ini di Ruang Edelweis RSUD KRT Ssetjonegoro Wonosobo pada tanggal 07-09 Juni 2023. Subyek penelitian sebanyak 1 responden. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan studi dokumentasi. Hasil: Hasil penelitian diperoleh diagnosa keperawatan prioritas yaitu nyeri akut berhubungan dengan agen pencedera fisik dibuktikan dengan klien mengeluh nyeri dan setelah dilakukan asuhan keperawatan selama 3 hari nyeri klien berkurang dari 6 menjadi 2. Kesimpulan: Asuhan keperawatan yang telah dilakukan selama 3 hari teratasi.
Kata kunci: Sectio Caesarea (SC), Cephalopelvic Disproportion (CPD), Nyeri, Asuhan Keperawatan.