<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="2940">
<titleInfo>
<title><![CDATA[ANALISIS FAKTOR FAKTOR PENYEBAB KECELAKAAN LALU LINTAS DIRUAS JALAN RAYA BANJARNEGARAWONOSONO KABUPATEN BANJARNEGARA]]></title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Ahmad Syarif Hidayat</namePart>
<role><roleTerm type="text">Pengarang</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Ir. H. Suharto. M.Eng</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 2</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>agus juara, ST,MT</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 1</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Agus Juara, S.T.M.T</namePart>
<role><roleTerm type="text">Ketua Penguji</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Wiji Lestarini, S.T., M.T</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 2</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Ir. H. Suharto, M.Eng.</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 1</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes"><![CDATA[mixed material]]></typeOfResource>
<genre authority="marcgt"><![CDATA[bibliography]]></genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text"><![CDATA[Wonosobo]]></placeTerm></place>
<publisher><![CDATA[Universitas Sains Al-Qur'an]]></publisher>
<dateIssued><![CDATA[2023]]></dateIssued>
<issuance><![CDATA[monographic]]></issuance>
<edition><![CDATA[Published]]></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code"><![CDATA[id]]></languageTerm>
<languageTerm type="text"><![CDATA[Indonesia]]></languageTerm>
</language>
<itemType>
<itemTypeTerm type="code"><![CDATA[]]></itemTypeTerm>
<itemTypeTerm type="text"><![CDATA[Skripsi]]></itemTypeTerm>
</itemType>
<copyright>
<copyrightTerm type="code"><![CDATA[2]]></copyrightTerm>
<copyrightTerm type="text"><![CDATA[Individu Penulis]]></copyrightTerm>
</copyright>
<physicalDescription>
<form authority="gmd"><![CDATA[Prodi Teknik Sipil]]></form>
<extent><![CDATA[]]></extent>
</physicalDescription>
<note>Pada ruas jalan Raya Banjarnegara – Wonosobo terdapat titik tertentu  yang rawan terjadi kecelakaan (Blackspot), tercatat pada tahun 2017 sampai 2021 sebnyak 171 kasus kecelakaan lalu lintas. Dengan adanya kondisi tersebut penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor penyebab terjadinya kecelakaan yang bisa disebabkan oleh pengguna jalan kemudian jarak pandang yang pendek serta kurangnya rambu - rambu lalu lintas sehingga menimbulkan dampak kecelakaan di beberapa ruas jalan. Kecelakaan lalu lintas di jalan raya merupakan peristiwa yang tidak disengaja melibatkan pengguna jalan lain yang mengakibatkan korban manusia bahkan kerugian harta benda. Oleh karena itu, tingginya tingkat lalu lintas tidak dapat lagi dipandang persoalan transportasi semata, Blackspot atau daerah rawan kecelakaan yang dapat dilihat dari data kecelakaan dalam satu tahun. Dalam penelitian ini metode yang di gunakan untuk mengetahui angka kecelakaan yaitu Accident Rate (AR), Equivalent Accident Number (EAN), dan Batas Kontrol Atas (BKA). Lokasi yang sering terjadi kecelakaan yaitu di jalan Sigaluh - Gembongan dengan Km. 9+950 sampai Km. 8+500. Minimnya rambu – rambu peringatan di jalan merupakan salah satu penyebab terjadinya kecelakaan. Hasil menunjukkan bahwa jarak pandang henti diketahui 35,817 < 105 m dan jarak pandang menyiap diketahui 175,534 < 300 m. Kemudian hasil Accident Rate (AR) pada ruas Jalan Raya Banjernegara-Wonosobo tahun (2017- 2021) dapat diidentifikasi bahwa terdapat 6 ruas jalan yang merupakan daerah rawan kecelakaan, yakni dengan nilai (AR) lebih dari 1,0. Kemudian dari hasil Equivalaen Acciden Number (EAN) dan  Batas Kontrol Atas (BKA) menunjukkan bahwa terdapat 3 nilai EAN yang melebihi nilai BAK yaitu pada Km. 9+950  dengan nilai EAN 174 dan BKA adalah 168,16 , pada Km. 6+700 dengan nilai EAN adalah 186 dan BKA adalah 168,16, dan pada Km. 4+250 dengan nilai EAN adalah 186 dan BKA adalah 168,16 hal ini menunjukan bahwa daerah pada titik tersebut merupakan daerah rawan kecelakaan atau Blackspot. Sebaiknya dalam tugas akhir ini untuk faktor geometrik di lapangan dapat terukur dengan rigid sehingga dapat dibandingkan dengan standar Bina Marga untuk jalan.   
Kata kunci : AR,EAN, kecelakaan lalu lintas.</note>
<subject authority=""><topic><![CDATA[Tehnik Sipil]]></topic></subject>
<classification><![CDATA[]]></classification><ministry><![CDATA[22201]]></ministry><studentID><![CDATA[2018140057]]></studentID><identifier type="isbn"><![CDATA[20230704]]></identifier><departementID><![CDATA[Teknik Sipil]]></departementID><urlCrossref><![CDATA[]]></urlCrossref><location>
<physicalLocation><![CDATA[UNSIQ Repository Universitas Sains Al-Quran Jawa Tengah di Wonosobo]]></physicalLocation>
<shelfLocator><![CDATA[]]></shelfLocator>
</location>
<slims:digitals>
<slims:digital_item id="3011" url="" path="/Skripsi-2018140057-Ahmad Syarif Hidayat.pdf" mimetype="application/pdf"><![CDATA[Skripsi-2018140057-Ahmad Syarif Hidayat]]></slims:digital_item>
</slims:digitals><slims:image><![CDATA[cover_46.png.png]]></slims:image>
<recordInfo>
<recordIdentifier><![CDATA[2940]]></recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2024-06-05 11:24:37]]></recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2024-06-05 11:24:37]]></recordChangeDate>
<recordOrigin><![CDATA[machine generated]]></recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>