<![CDATA[ANALISIS WACANA KRITIS TENTANG KEPEMIMPINAN PEREMPUAN DALAM RUANG PUBLIK PADA TAFSIR AL-MISHBAH KARYA M. QURAISH SHIHAB]]> Laelatuz Zanuba Khofsah Pengarang Muflih Fahmi kaunain, S.IP., M.Sos Dosen Pembimbing 1 Muflih Fahmi kaunain, S.IP., M.Sos Penguji 1 Supartinah, S.Pd., M.I.Kom Penguji 2
Kepemimpinan perempuan dalam menduduki penguasa dalam ruangpublik ternyata masih menjadi permasalahan antara yang setuju dan yangtidak setuju dengan argumennya masing-masing sejak dulu bahkan sampaisaat ini. Namun, apabila disesuaikan dengan prinsip politik Indonesia yangbebas dan adil, seharusnya penguasa dalam ruang publik tidak lagi didasarkan oleh status gender. M. Quraish Shihab adalah salah satu mufassirkontenporer yang berasal dari Indonesia yang mempunyai banyak karyadan kontribusi dalam pemerintahan Indonesia, adapun salah satu karyabeliau adalah Tafsir Al-Mishbah. Penelitian ini bertujuan untuk mengkajipemikiran M. Quraish Shihab tentang kepemimpinan perempuan dalamruang publik pada tafsir tersebut menggunakan Analisis Wacana Kritismodel Teun A. Van Djik.Penelitian ini menggunakan metode penelitian kepustakaan, denganteknik pengumpulan data deskriptif. Sedangkan teknik analisis data padapenelitian ini menggunakan Analisis Wacana Kritis model Teun A. VanDjik untuk mengungkapkan isi pemikiran M. Quraish Shihab tentangkepemimpinan perempuan dalam ruang publik pada Tafsir Al-Mishbah.Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa dalam Tafsir AlMishbahkarya M. Quraish Shihab menyatakan bahwa wewenangkepemimpinan dapat dijalankan oleh siapapun dengan syarat dia mamputanpa melihat status gender, atau dalam artian perempuan di perbolehkanmenjadi seorang pemimpin dalam ruang publik dengan syarat dia mampu. Kata kunci: Kepemimpinan Perempuan, Analisis Wacana Kritis, RuangPublik.