<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="2846">
<titleInfo>
<title><![CDATA[TINJAUAN HUKUM ISLAM TERHADAP PENGGUNAAN UANG KEPENG SEBAGAI ALAT TUKAR (Studi Kasus Pasar Lawas KumandangKecamatan Kretek Kabupaten Wonosobo)]]></title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Anjas Mara</namePart>
<role><roleTerm type="text">Pengarang</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Nurma Khusna Khanifa, S.H., M.S.I</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 1</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Aksamawanti S.H.I., M.H.</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 2</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Dr. Mutho`am, S.H., M.S.I</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 1</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Akmal Bashori, S.H.I., M.S.I.</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 2</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes"><![CDATA[mixed material]]></typeOfResource>
<genre authority="marcgt"><![CDATA[bibliography]]></genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text"><![CDATA[Wonosobo]]></placeTerm></place>
<publisher><![CDATA[Universitas Sains Al-Qur'an]]></publisher>
<dateIssued><![CDATA[2023]]></dateIssued>
<issuance><![CDATA[monographic]]></issuance>
<edition><![CDATA[Published]]></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code"><![CDATA[id]]></languageTerm>
<languageTerm type="text"><![CDATA[Indonesia]]></languageTerm>
</language>
<itemType>
<itemTypeTerm type="code"><![CDATA[]]></itemTypeTerm>
<itemTypeTerm type="text"><![CDATA[Skripsi]]></itemTypeTerm>
</itemType>
<copyright>
<copyrightTerm type="code"><![CDATA[6]]></copyrightTerm>
<copyrightTerm type="text"><![CDATA[Individu Penulis]]></copyrightTerm>
</copyright>
<physicalDescription>
<form authority="gmd"><![CDATA[Prodi Hukum Ekonomi Syariah]]></form>
<extent><![CDATA[]]></extent>
</physicalDescription>
<note>Di era modern ini Jual beli merupakan suatu yang umum dilakukadikalangan masyarakat, namun berbeda dengan yang terjadi di Pasar LawaKumandang Kecamatan Kertek Kabupaten Wonosobo, fenomena jual beli ini amatsulit untuk ditemui, jual beli di Pasar Ini tidak menggunakan rupiah, yang sejatinyamerupakan mata tukar yang sah di Indonesia. Nanum menggunakan sistem bartedimana uang rupiah yang kita miliki akan ditukarkan dengan benda yang disebutdengan uang Kepeng. Uang Kepeng yang seendiri terbuat dari bathok Kelapa yangdibentuk menyerupai uang Koin. Hal ini menjadi salah satu fenomena dalam bidangbermuamalah yang unik sehingga masyarakat tertarik dan berbondong-bondonguntuk mengunjungi Pasar Lawas Kumandang serta  mampu mengangkat nilabudaya daerah setempat (local widom), serta menjadikan promosi dan ciri khabudaya daerahnya, fenomena ini memerlukan kajian  hukum Islam untukmeninjau keabsahannya.Berdasarkan latar belakang tersebut rumusan masalah dari penelitian iniyaitu 1. Bagaimana praktek jual beli menggunakan uang Kepeng dipasar LawaKumandang Wonosobo. 2. Bagaimana tinjauan hukum Islam terhadap penggunaauang Kepeng sebagai alat tukar jual beli dipasar Lawas Kumandang Wonosobo.Tujuan penelitian ini guna untuk menjawab permasalahan bagaimanatinjauan hukum Islam terhadap penggunaan uang Kepeng sebagai alat tukar dabagaimana praktek jual beli apakah sah atau tidak yang dilakukan di Pasar LawaKumandang. Dalam penelitian ini metode yang digunakan adalah penelitialapangan (Field research) dengan teknik pengumpulan data dilakukan melaluiobservasi, wawancara dan dokumentasi. Dalam penelitian ini peneliti inimenggunakan analisis deskriptif yaitu dengan mengamati fenomena yang adadilapangan kemudian mengkaji dengan mengumpulkan data.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penggunaan uang Kepeng sebagaalat tukar di  Pasar Lawas Kumandang telah sesuai dengan kaidah syariat Islam dasah untuk dilaksanakan. Yakni dengan adanya asas an-taraddin (kerelaan)Sebelum pengunjung ingin bertransaksi diharuskan untuk menukarkan uangnya dikasir penukaran yang telah disediakan oleh pihak pengelola. Uang Kepeng dihargadengan 2000 rupiah/1 kepengnya. Namun, dalam praktek penggunaannya UangKepeng hanya berlaku di Pasar Lawas Kumandang saja dan tidak berlakuditempat lain. Karena keabsahan syarat dan fungsi uang Kepeng tidaklah sesuai damemenuhu persyaratan sebagai uang. Selain itu adanya proses barter yang ada diPasar Lawas Kumandang ini mampu menghasilkan sebuah maslahah dan tentunyajuga memiliki mafsadahnya.
Kata Kunci: Uang, Alat Tukar, Barter, dan Hukum Islam</note>
<subject authority=""><topic><![CDATA[Hukum Ekonomi Syariah]]></topic></subject>
<classification><![CDATA[]]></classification><ministry><![CDATA[74234]]></ministry><studentID><![CDATA[2019070064]]></studentID><identifier type="isbn"><![CDATA[20240117]]></identifier><departementID><![CDATA[Hukum Ekonomi Syari'ah]]></departementID><urlCrossref><![CDATA[]]></urlCrossref><location>
<physicalLocation><![CDATA[UNSIQ Repository Universitas Sains Al-Quran Jawa Tengah di Wonosobo]]></physicalLocation>
<shelfLocator><![CDATA[]]></shelfLocator>
</location>
<slims:digitals>
<slims:digital_item id="2904" url="" path="/Skripsi_2019070064_Anjas Mara.pdf" mimetype="application/pdf"><![CDATA[Skripsi_2019070064_Anjas Mara.pdf]]></slims:digital_item>
</slims:digitals><slims:image><![CDATA[cover_40.png.png]]></slims:image>
<recordInfo>
<recordIdentifier><![CDATA[2846]]></recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2024-06-04 15:00:16]]></recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2024-06-04 15:00:16]]></recordChangeDate>
<recordOrigin><![CDATA[machine generated]]></recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>