<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="2815">
<titleInfo>
<title><![CDATA[TINJAUAN HUKUM ISLAM TERHADAP PEMANFAATAN BARANGGADAI LAHAN PERTANIAN SALAK(Studi Kasus di Desa Gunung Tugel, Kecamatan Sukoharjo, KabupatenWonosobo)]]></title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Nurul Huda</namePart>
<role><roleTerm type="text">Pengarang</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Akmal Bashori., S.H, M.S.I</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 2</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Dr.Mahfudz,M.AG</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 1</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Dr. Ahsin Wijaya, Alh, M.Ag.</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 1</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Aksamawanti S.H.I., M.H.</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 2</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes"><![CDATA[mixed material]]></typeOfResource>
<genre authority="marcgt"><![CDATA[bibliography]]></genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text"><![CDATA[Wonosobo]]></placeTerm></place>
<publisher><![CDATA[Universitas Sains Al-Qur'an]]></publisher>
<dateIssued><![CDATA[2022]]></dateIssued>
<issuance><![CDATA[monographic]]></issuance>
<edition><![CDATA[Published]]></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code"><![CDATA[id]]></languageTerm>
<languageTerm type="text"><![CDATA[Indonesia]]></languageTerm>
</language>
<itemType>
<itemTypeTerm type="code"><![CDATA[]]></itemTypeTerm>
<itemTypeTerm type="text"><![CDATA[Skripsi]]></itemTypeTerm>
</itemType>
<copyright>
<copyrightTerm type="code"><![CDATA[6]]></copyrightTerm>
<copyrightTerm type="text"><![CDATA[Individu Penulis]]></copyrightTerm>
</copyright>
<physicalDescription>
<form authority="gmd"><![CDATA[Prodi Hukum Ekonomi Syariah]]></form>
<extent><![CDATA[]]></extent>
</physicalDescription>
<note>Praktik pemanfaatan lahan pertanian salak merupakan kebiasaan yangterjadi dalam kehidupan masyarakat di desa Gunung tugel kecamatanSukoharjo kabupaten Wonoosobo. Oleh karena itu, adanya praktik gadailahan pertanian salak tersebut dapat dikatakan sebagai suatu hal yang tidakbisa dihindari oleh masyarakat desa Gunung tugel hingga saat ini, dalamrangka memenuhi kebutuhan yang mendesak dan biaya hidup sehari-hariGadai lahan pertanian salak  sejak dulu telah memainkan peran penting didalam kehidupan masyarakat.Praktik pemanfaatan barang gadai lahan pertanian salak  yangterjadi di desa Gunung tugel yaitu jika seseorang ingin meminjam uangmaka lahan pertanian salak yang sudah berbuah dan siap dipanenmiliknya dijadikan jaminan atau agunan dan akadnya dilakukan hanyasecara lisan. Penelitian ini mencoba mengetahui apakah praktikpemanfaatan barang gadai lahan pertanian salak  di desa Gunung tugelkecamatan Sukoharjo kabupaten Wonoosobo serta pemanfaatannya telahmemenuhi syarat secara syari’at Islam. Untuk mengetahui apakah telahsesuai dengan syari’at Islam, maka praktik gadai lahan pertanian salakyang dilakukan di desa Gunung tugel kecamatan Sukoharjo tersebutdianalisis dengan prinsip muamalat Islam. Agar dapat menghindariunsurunsur garar, maisir, riba dan Eksploitasi (ketidakadilan).Penelitian ini menggunakan penelitian lapangan (Field Research).Sedangkan pendekatan yang dipakai adalah pendekatan sosiologis-yuridissyari’ah, yakni pendekatan yang digunakan untuk melihat suatu masalahpraktik pemanfaatan barang gadai lahan pertanian salak  yang ada padamasyarakat di desa Gunung tugel. Kemudian dibahas dan dinilai denganprinsip-prinsip hukum Islam. Namun setelah diadakan penelitian,menghasilkan kesimpulan bahwa penerapan prinsip-prinsip syari’ah dalamakad gadai lahan pertanian salak  di desa Gunung tugel secara keseluruhantidak sesuai dengan syari’at Islam, karena masih terdapat unsur eksploitasi(ketidakadilan) yakni pada pengambilan manfaat atas barang gadaisebagian besar diambil oleh penerima gadai (murtahin), sementarapenggadai (rahin)  tidak mendapatkan  bagian dari (marhun).
Kata Kunci: Tinjauan hukum Islam, pemanfaatan gadai (rahn), gadailahan pertanian  salak.</note>
<subject authority=""><topic><![CDATA[Hukum Ekonomi Syariah]]></topic></subject>
<classification><![CDATA[]]></classification><ministry><![CDATA[74234]]></ministry><studentID><![CDATA[2015070026]]></studentID><identifier type="isbn"><![CDATA[]]></identifier><departementID><![CDATA[Hukum Ekonomi Syari'ah]]></departementID><urlCrossref><![CDATA[]]></urlCrossref><location>
<physicalLocation><![CDATA[UNSIQ Repository Universitas Sains Al-Quran Jawa Tengah di Wonosobo]]></physicalLocation>
<shelfLocator><![CDATA[]]></shelfLocator>
</location>
<slims:digitals>
<slims:digital_item id="2873" url="" path="/Skripsi_2015070026_Nurul Huda.pdf" mimetype="application/pdf"><![CDATA[Skripsi_2015070026_Nurul Huda.pdf]]></slims:digital_item>
</slims:digitals><slims:image><![CDATA[cover_25.png.png]]></slims:image>
<recordInfo>
<recordIdentifier><![CDATA[2815]]></recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2024-06-04 13:04:57]]></recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2024-06-04 13:04:57]]></recordChangeDate>
<recordOrigin><![CDATA[machine generated]]></recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>