<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="2446">
<titleInfo>
<title><![CDATA[PENGARUH PENGGUNAAN AIR LAUT PADA CURING BETON TERHADAP PENCAPAIAN MUTU BETON K 300]]></title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Andhika Respati Febrianto</namePart>
<role><roleTerm type="text">Pengarang</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Agus Juara, S.T.M.T</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 1</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Ahmad Alfin., S.T., M.T</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 2</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Agus Juara, S.T.M.T</namePart>
<role><roleTerm type="text">Ketua Penguji</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Wiji Lestarini, S.T., M.T</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 2</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Ahmad Alfin., S.T., M.T</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 1</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes"><![CDATA[mixed material]]></typeOfResource>
<genre authority="marcgt"><![CDATA[bibliography]]></genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text"><![CDATA[Wonosobo]]></placeTerm></place>
<publisher><![CDATA[Universitas Sains Al-Qur'an]]></publisher>
<dateIssued><![CDATA[2023]]></dateIssued>
<issuance><![CDATA[monographic]]></issuance>
<edition><![CDATA[Published]]></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code"><![CDATA[0]]></languageTerm>
<languageTerm type="text"><![CDATA[]]></languageTerm>
</language>
<itemType>
<itemTypeTerm type="code"><![CDATA[]]></itemTypeTerm>
<itemTypeTerm type="text"><![CDATA[Skripsi]]></itemTypeTerm>
</itemType>
<copyright>
<copyrightTerm type="code"><![CDATA[2]]></copyrightTerm>
<copyrightTerm type="text"><![CDATA[Individu Penulis]]></copyrightTerm>
</copyright>
<physicalDescription>
<form authority="gmd"><![CDATA[Prodi Teknik Sipil]]></form>
<extent><![CDATA[]]></extent>
</physicalDescription>
<note>Beton merupakan bahan kontruksi yang sering digunakan karena mudah dibentuk dan tahan terhadap tekan. Untuk mendapatkan mutu beton yang direncanakan dalam pembuatannya harus menggunakan material dan air yang sesuai dengan SNI baik untuk sebagai air campuran maupun sebagai perawatan. Untuk bagian bawah seperti pondasi dan kolom pondasi, proses perawatan atau curing terjadi dengan air disekitarnya. Jika kontruksi berada di daerah pinggir laut, maka beton mengalami perawatan dengan air laut. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh yang disebabkan oleh perendaman dengan menggunakan air laut dan air bersih. Pada penelitian ini menggunakan beton normal. Sedangkan untuk proses perawatan atau curing menggunakan air laut dan air bersih. Benda uji berupa silinder ukuran 15 cm x 30 cm dan kubus 15 cm x 15 cm, benda uji dirawat dan di uji pada umur 7, 14 dan 21 hari. Untuk analisis kuat tekan dilakukan dengan metode SNI 03-2834-2000. Metode penelitian ini adalah dengan melakukan pengujian di laboraturium sesuai dengan data dari studi Pustaka dan pembuatan sampel. Sampel yang dibuat merupakan beton keras dengan komposisi hasil yang didapatkan dari mix design beton normal dengan mutu K 300.  Berdasarkan penelitian pengaruh jenis air perendaman terhadap kuat tekan beton, hasil kuat tekan beton berumur 7 hari setelah dikonversi menjadi 28 hari dengan rendaman air bersih didapatkan nilai kuat tekan 26,023 Mpa, untuk perendaman menggunakan air laut Selatan didapatkan kuat tekan 11,330 Mpa, dan untuk perendaman menggunakan air laut utara didapatkan nilai kuat tekan 12,391 Mpa. hasil kuat tekan beton berumur 14 hari setelah dikonversi dengan rendaman air bersih didapatkan nilai kuat tekan 25,387 Mpa, untuk perendaman menggunakan air laut Selatan didapatkan kuat tekan 10,523 Mpa, dan untuk perendaman menggunakan air laut utara didapatkan nilai kuat tekan 5,805 Mpa. hasil kuat tekan beton berumur 21 hari setelah dikonversi dengan rendaman air bersih didapatkan nilai kuat tekan 24,918 Mpa, untuk perendaman menggunakan air laut Selatan didapatkan kuat tekan 7,568 Mpa, dan untuk perendaman menggunakan air laut utara didapatkan nilai kuat tekan 2,654 Mpa.  Hasil kuat tekan yang menggunakan air bersih yang nilai kuat tekannya diatas mutu rencana yakni 24,9 Mpa, sedangkan untuk perendaman dengan menggunakan air laut Selatan dan air laut utara hasil kuat tekannya mengalami penurunan  sehingga tidak layak digunakan sebagai bahan perawatan atau curing. 
Kata kunci : Air bersih, Air Laut, perawatan beton, nilai kuat tekan beton.</note>
<subject authority=""><topic><![CDATA[Tehnik Sipil]]></topic></subject>
<classification><![CDATA[]]></classification><ministry><![CDATA[22201]]></ministry><studentID><![CDATA[2017140069]]></studentID><identifier type="isbn"><![CDATA[20230116]]></identifier><departementID><![CDATA[Tehnik Sipil]]></departementID><urlCrossref><![CDATA[]]></urlCrossref><location>
<physicalLocation><![CDATA[UNSIQ Repository Universitas Sains Al-Quran Jawa Tengah di Wonosobo]]></physicalLocation>
<shelfLocator><![CDATA[]]></shelfLocator>
</location>
<slims:digitals>
<slims:digital_item id="2496" url="" path="/Skripsi_2017140069_Andhika Respati Febrianto.pdf" mimetype="application/pdf"><![CDATA[Skripsi_2017140069_Andhika Respati Febrianto]]></slims:digital_item>
</slims:digitals><slims:image><![CDATA[cover_153.png.png]]></slims:image>
<recordInfo>
<recordIdentifier><![CDATA[2446]]></recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2024-04-25 15:01:45]]></recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2024-04-25 15:01:45]]></recordChangeDate>
<recordOrigin><![CDATA[machine generated]]></recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>