<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="1032">
<titleInfo>
<title><![CDATA[CHILDFREE STUDI PANDANGAN TOKOH NAHDLATUL ULAMA KABUPATEN WONOSOBO (STUDI DI PCNU KABUPATEN WONOSOBO)]]></title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Muhammad Kharis Ma'mun</namePart>
<role><roleTerm type="text">Pengarang</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Ika Setyorini, S.H., M.H.</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 2</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Dr. Mutho`am, S.H., M.S.I</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 1</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Sawaun, S.Th.I., M.Hum</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 2</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Dr. Lutfan Muntaqo M.S.I</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 1</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes"><![CDATA[mixed material]]></typeOfResource>
<genre authority="marcgt"><![CDATA[bibliography]]></genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text"><![CDATA[Wonosobo]]></placeTerm></place>
<publisher><![CDATA[Universitas Sains Al-Qur'an]]></publisher>
<dateIssued><![CDATA[2022]]></dateIssued>
<issuance><![CDATA[monographic]]></issuance>
<edition><![CDATA[Published]]></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code"><![CDATA[0]]></languageTerm>
<languageTerm type="text"><![CDATA[]]></languageTerm>
</language>
<itemType>
<itemTypeTerm type="code"><![CDATA[]]></itemTypeTerm>
<itemTypeTerm type="text"><![CDATA[Skripsi]]></itemTypeTerm>
</itemType>
<copyright>
<copyrightTerm type="code"><![CDATA[6]]></copyrightTerm>
<copyrightTerm type="text"><![CDATA[Individu Penulis]]></copyrightTerm>
</copyright>
<physicalDescription>
<form authority="gmd"><![CDATA[Prodi Hukum Keluarga]]></form>
<extent><![CDATA[]]></extent>
</physicalDescription>
<note>Childfree merupakan Orang yang bersepakat memutuskan untuk tidak memiliki anak, Padahal diluarsana banyak orang yang sudah menikah tapi belum dikaruniai keturunan dan mereka mengidam-idamkan keturunan. Dilain sisi tujuan dari berlangsungnya suatu pernikahan adalah salah satunya untuk memiliki keturunan. Dalam hak reproduksi islam juga dimuat mengenai hak menikmati hubungan biologis. Oleh karena itu dalam penelitian ini difokuskan untuk menggali informasi dari tokoh Nahdlatul Ulama Kabupaten Wonosobo yang kemudian dianalisis dengan latar belakang seseorang memilih childfree, konsep tujuan pernikahan dan hak reproduksi. Jenis penelitian ini yaitu empiris yang dikaji Pada lembaga Nahdlatul Ulama Kabupaten Wonosobo dengan pendekatan kualitatif. Data-data yang digunakan dalam penelitian ini diperoleh melalui hasil wawancara dengan Tokohtokoh Nahdlatul Ulama Kabupaten Wonosobo dan juga diabadikan dengan dokumentasi. Kemudian data tersebut diperkuat dengan sumber data sekunder. Metode pengolahan data dalam penelitian ini dilakukan dalam beberapa tahap diantaranya pemeriksaan data, klasifikasi, verifikasi, analisis data, dan kesimpulan. Hasil dari wawancara dan analisis penelitian menunjukkan bahwa para narasumber menganggap adanya fenomena tersebut merupakan sebuah ledakan dari beberapa fenomena yang muncul sebelum-sebelumnya, sepertihalnya seorang istri yang mau hamil akan tetapi tidak mau melahirkan secara normal, dan seorang istri yang mau melahirkan akan tetapi tidak mau menyusui. Hukum asal childfree adalah boleh. childfree yang dimaksud yaitu menolak wujudnya anak sebelum sperma berada di rahim wanita, maka hukumnya adalah boleh. Akan tetapi kebolehan ini dapat berubah sesuai dengan faktor yang mempengaruhinya. Sebagaimana childfree dalam praktiknya dilakukan dengan menghilangkan sistem reproduksi secara total, maka hukumnya adalah haram. Sepertihalnya hukum memutus fungsi reproduksi. Namun dilihat dari tujuan suatu pernikahan yaitu untuk mendapatkan keturunan yang sah guna meneruskan generasi yang akan datang, maka konsep childfree tidak sejalan dengan sunnahtullohnya pernikahan. Upaya tokoh Nahdlatul Ulama Kabupaten Wonosobo dalam menyikapi hal ini adalah dengan lebih bersemangat lagi dalam mendakwahkan tentang bagaimana agar punya anak yang sholeh dan sholehah, dan menjalani kehidupan yang sewajarnya saja sebagaimana syariat dan adat yang baik.

KATA KUNCI: Childfree, Tujuan pernikahan, Hak reproduksi.</note>
<subject authority=""><topic><![CDATA[Hukum Keluarga]]></topic></subject>
<classification><![CDATA[]]></classification><ministry><![CDATA[74230]]></ministry><studentID><![CDATA[2018060015]]></studentID><identifier type="isbn"><![CDATA[20221130]]></identifier><departementID><![CDATA[Hukum Keluarga]]></departementID><urlCrossref><![CDATA[]]></urlCrossref><location>
<physicalLocation><![CDATA[UNSIQ Repository Universitas Sains Al-Quran Jawa Tengah di Wonosobo]]></physicalLocation>
<shelfLocator><![CDATA[FSH-HK 672 MUH C]]></shelfLocator>
</location>
<slims:digitals>
<slims:digital_item id="3926" url="" path="/Skripsi_2018060015_Muhammad Kharis Ma'mun.pdf" mimetype="application/pdf"><![CDATA[Skripsi_2018060015_Muhammad Kharis Ma'mun.pdf]]></slims:digital_item>
</slims:digitals><slims:image><![CDATA[cover_39.png.png]]></slims:image>
<recordInfo>
<recordIdentifier><![CDATA[1032]]></recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2023-02-14 09:16:45]]></recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2024-06-20 11:39:29]]></recordChangeDate>
<recordOrigin><![CDATA[machine generated]]></recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>