Prodi Magister Ilmu Al-Qur'an
KOMERSIALISASI AGAMA DALAM PENAFSIRAN AL-QURTUBI (KAJIAN TEMATIK AYAT-AYAT SYIRO’ DALAM AL-QUR’AN)
XMLDalam beberapa dekade terakhir, fenomena komersialisasi agama menjadisorotan dalam wacana sosial-keagamaan, terutama ketika nilai-nilai spiritualdijadikan komoditas yang diperdagangkan demi kepentingan materi dan kekuasaan.Fenomena ini tidak hanya memunculkan kritik dari kalangan masyarakat, tetapijuga mendorong kajian ulang terhadap ajaran agama yang murni dan ikhlas. Dalamtradisi tafsir Islam klasik, salah satu mufassir yang memberikan perhatian seriusterhadap penyimpangan ini adalah al-Qurṭubī. Melalui tafsirnya terhadap ayat-ayatsyiro’, ia menyampaikan kritik tajam terhadap praktik menukar ayat-ayat Allahdengan keuntungan duniawi. Penafsiran ini menjadi penting untuk dikaji, karenatidak hanya menyoroti aspek teologis, tetapi juga menyentuh dimensi sosial, politik,dan ekonomi dalam kehidupan keagamaan umat.Penelitian kualitatif deskriptif digunakan dalam penelitian ini. Dengan katalain, tujuan kajian ini adalah untuk mengkarakterisasi substansi ayat-ayat yangberkaitan dengan hal tersebut.Penelitian ini mengkaji fenomena komersialisasi agama dalam perspektiftafsir klasik, dengan fokus pada penafsiran al-Qurṭubī terhadap ayat-ayat syiro’dalam Al-Qur’an, seperti Surah Al-Baqarah: 41, Āli ‘Imrān: 187 dan 199, serta At-Taubah. Ayat-ayat tersebut menegaskan larangan menukar ayat-ayat Allah dengan“harga yang murah”, yang dalam konteks tafsir al-Qurṭubī dipahami sebagai bentukpenyalahgunaan agama demi kepentingan duniawi. Al-Qurṭubī mengecam keraspraktik menjadikan ilmu agama dan dakwah sebagai komoditas, baik untukkeuntungan ekonomi, alat politik, maupun pelayanan eksklusif bagi kalangantertentu. Penafsirannya menekankan pentingnya keikhlasan, independensi ulamadari kekuasaan, serta inklusivitas dakwah sebagai prinsip utama dalam menjagakemurnian ajaran Islam. Kajian ini menunjukkan bahwa komersialisasi agamamerupakan penyimpangan moral yang merusak integritas dakwah dan mencederainilai-nilai spiritual Islam. Tafsir Al-Qurṭubī relevan sebagai kritik sosial-keagamaanyang menuntut pelurusan orientasi dakwah agar tetap berlandaskan pada nilaikeikhlasan, keadilan, dan tanggung jawab moral.
Kata Kunci: Komersialisasi agama, Al-Qurtubi, Penafsiran.
Detail Information
| Item Type |
Tesis
|
|---|---|
| Penulis |
Haris Imron Rosadi. S.Ag - Personal Name
|
| Student ID |
26731222
|
| Dosen Pembimbing |
Dr. Asyhar Kholil, Lc, MA. - - Dosen Pembimbing 1
Dr. Lilik Rochmad Nurcholisho, Lc., MA. - - Dosen Pembimbing 2 |
| Penguji | |
| Kode Prodi PDDIKTI |
76131
|
| Edisi |
Published
|
| Departement |
Magister Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir
|
| Kontributor | |
| Bahasa |
Indonesia
|
| Penerbit | Universitas Sains Al-Qur'an : Wonosobo., 2025 |
| Edisi |
Published
|
| Subyek | |
| No Panggil | |
| Copyright |
Individu Penulis
|
| Doi |







